KATASUMBAR – Lato-lato adalah mainan yang sedang ramai di jagat media sosial.

Jenis permainan menggunakan kecekatan tangan ini menyasar anak-anak hingga orang dewasa.

Tak cuma warga biasa, permainan yang muncul pada medio 1970 an itu juga dikemari pejabat negara sekelas Presiden Joko Widodo.

Aksinya memainkan Lato-lato pun ramai di media sosial lewat unggahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Main nok-nok bareng presiden dan gubernur,” tulis Emil dalam keterangan video yang diunggah lewat akun Instagramnya.

Lato-lato sendiri terdiri dari dua bandulan berat yang terbuat dari plastik.

Kedua bandul itu digantung menyambung dengan sebuah dengan panjang kira-kira satu meter.

Di luar Indonesia, lato-lato disebut sebagai Clackers, Ker-Bangers, Katto-Katto, dan banyak nama lainnya.

Awalnya, lato-lato tidak terbuat dari plastik melainkan kaca yang pada akhirnya akan pecah.

Cara memainkan lato-lato cukup mudah, tinggal ayunkan ke atas dan ke bawah, saling membentur dengan sangat kuat, sehingga menimbulkan suara “klak” yang keras.

Lato-lato mirip dengan bolas, senjata Argentina, terbentuk dari dua bola polimer padat.

Masing-masingnya berdiameter sekitar 2 inci (5 cm), melekat pada tali yang kokoh dengan pegangan di tengahnya.

Pemain memegang bagian tengah tali penghubung bola dan melalui gerakan tangan naik-turun membuat kedua bola berayun terpisah.

Permainan bola terebut membuat suara klak yang memberi nama pada mainan itu.

Dengan latihan yang cukup, seseorang dapat membuat bola berayun sehingga saling bertabrakan baik di atas maupun di bawah tangan.

Mengayunkan clackers bisa menjadi kesenangan tersendiri. Pemain clackers pertama-tama perlu memastikan dua bola yang diayunkannya bergerak berlawanan arah.

Hingga kemudian dua bola tersebut saling membentur di bawah tangannya.

Jadi Pertandingan

Keseruan permainan Lato-lato tersebut kini telah menjadi ajang pertandingan di lingkungan masyarakat.

Salah satunya di Nagari Simalanggang, Kota Payakumbuh. Pesertanya bukan orang dewasa, tapi anak-anak.

Keseruan pertandingan Lato-lato ini diunggah oleh akun Instagram @sudutpayakumbuh.

Pada videon yang bersumber dari akun @intanrahmayani_p itu tampak, anak-anak yang menjadi peserta pertandingan unjuk kebolehan memainkan Lato-lato.

Siapa yang gagal mempertahankan Lato-latonya otomatis gugur, hingga kemudian pertandingan menyisakan dua peserta terakhir.

“Dan pemenangnya adalah …,” tulis @sudutpayakumbuh di kolom keterangannya.

Kendati demikian, tidak ada penjelasan lebih lanjut soal pertandingan ini.

Hanya saja, keseruannya menarik minat warganet yang banyak memberi komentar positif.

“Berkat lato lato anak2 sedikit terlengahkan dgn gadget… bersyukur anak2 bisa kembali ke permainan rakyat,” komentar akun @debby***.(*)

 

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.