KATASUMBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menegaskan siswa tidak dibenarkan menjemput ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga keluar dari lingkungan sekolah.

Penegasan itu disampaikan Kepala Disdikbud Pessel, Salim Muhaimin, menyusul beredarnya video yang diunggah pemilik akun Facebook terkait seorang siswa yang disebut mengalami luka setelah terjatuh saat menjemput ompreng di Nagari Salido Kecil, Kecamatan IV Jurai.

“Itu tidak dibenarkan. Jadi maka, saya sebut tadi bahwa dalam hal SPPG, disiapkan sampai ke sekolah, siswa tidak dibenarkan meninggal halaman sekolah dalam rangka SPPG. Makanya SPPG harus sampai yang ditujukan ke sekolah,” ungkapnya kepada Katasumbar, Rabu (29/7/2026).

Meski demikian, terkait insiden yang disebut terjadi di SDN 24 Salido Kecil, pihaknya masih mengumpulkan informasi untuk memastikan kronologi kejadian tersebut.

Menurutnya, sekolah saat ini masih menyusun laporan. Setelah laporan dinyatakan valid, Disdikbud akan menyurati pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan evaluasi.

“Kita tunggu laporan dari sekolah dulu, sesudah itu. Setelah laporan di sekolah. Kita akan menyurati SPPGnya, supaya diantarkan langsung di lingkungan sekolah, dan Siswa tidak boleh bergerak keluar pekarangan sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah memerintahkan koordinator wilayah untuk turun ke lapangan guna mengumpulkan informasi.

“Makanya, kita tunggu laporan dari sekolah dulu. Saya sudah perintahkan Kordiv turun. Kalau kita sudah dapat informasinya, kita akan bersurat ke SPPGnya,” tegasnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.