KATASUMBAR – Semen Padang FC menghadapi tantangan berat saat menjamu PSMS Medan pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026). Kabau Sirah dituntut memperbaiki efektivitas serangan untuk meredam produktivitas gol Ayam Kinantan.

Pertandingan ini menjadi ujian berikutnya bagi pelatih Stefano Cugurra atau Teco yang belum mampu membawa Semen Padang meraih hasil positif pada laga debutnya. Semen Padang sebelumnya takluk 1-2 dari Persikad Depok.

Berdasarkan catatan lima pertandingan terakhir, PSMS memiliki produktivitas gol yang lebih tinggi dibandingkan Semen Padang. Tim asal Medan itu mencetak 14 gol dan kebobolan empat gol. Sementara itu, Semen Padang mengoleksi lima gol dan kemasukan empat gol dalam periode yang sama.

Catatan tersebut memperlihatkan perbedaan ketajaman lini serang kedua tim. PSMS mampu mencetak gol dalam jumlah besar ketika menghadapi lawan-lawannya, sedangkan Semen Padang masih membutuhkan konsistensi dalam memanfaatkan peluang.

PSMS mencatatkan kemenangan besar 6-0 atas Persiku Kudus dan 4-0 atas Persikad Depok. Mereka juga menang tipis 1-0 atas Bekasi City sebelum akhirnya kalah 1-2 dari PSPS Pekanbaru. Adapun satu pertandingan lainnya berakhir imbang 2-2 melawan Sumsel United.

Meski demikian, produktivitas tersebut tidak menjamin PSMS akan mudah menembus pertahanan Semen Padang. Kekalahan dari PSPS menunjukkan bahwa Ayam Kinantan tetap memiliki celah yang bisa dimanfaatkan lawan.

Di sisi lain, perjalanan Semen Padang dalam lima pertandingan terakhir berlangsung tidak konsisten. Kabau Sirah mengawali kompetisi dengan kemenangan 1-0 atas Persiraja Banda Aceh, bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang, dan menang 2-0 atas PSGC Ciamis.

Namun, performa tersebut menurun setelah Semen Padang kalah 0-1 dari PSPS Pekanbaru dan tumbang 1-2 di markas Persikad Depok.

Dua kekalahan beruntun itu menjadi pekerjaan rumah bagi Teco. Pelatih asal Brasil tersebut perlu membenahi keseimbangan permainan, terutama ketika tim kehilangan penguasaan bola dan harus menghadapi serangan balik lawan.

Semen Padang juga perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir. Dengan rata-rata satu gol per pertandingan dalam lima laga terakhir, Kabau Sirah harus mampu menciptakan peluang yang lebih berkualitas apabila ingin mengamankan poin dari PSMS.

Rekor Pertemuan Beri Harapan

Semen Padang memiliki modal tersendiri dari catatan pertemuan sebelumnya. Dalam lima pertemuan terakhir yang tercatat, Kabau Sirah membukukan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan melawan PSMS Medan.

Pada dua pertemuan terakhir Januari 2024, Semen Padang tidak terkalahkan. Kabau Sirah menang 2-0 saat bermain di kandang, kemudian bermain imbang 1-1 ketika bertandang ke markas PSMS.

Meski demikian, catatan tersebut tidak bisa menjadi jaminan karena kedua tim telah mengalami perubahan komposisi pemain dan kepelatihan.

Dalam pertandingan nanti, Semen Padang perlu menjaga kedisiplinan pertahanan sekaligus memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pemain PSMS saat menyerang. Keseimbangan antarlini menjadi faktor penting agar Kabau Sirah tidak hanya mampu meredam tekanan, tetapi juga menciptakan ancaman ke gawang lawan.

Bagi Teco, pertandingan melawan PSMS menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan permainan Semen Padang setelah kekalahan dari Persikad. Tambahan poin juga penting untuk menjaga persaingan Kabau Sirah di Pegadaian Championship musim ini.

Dengan PSMS yang lebih produktif dan Semen Padang yang tengah mencari konsistensi, efektivitas serangan serta disiplin pertahanan diperkirakan menjadi faktor penentu hasil pertandingan.

 

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.