KATASUMBAR – Presiden Joko Widodo memerintahkan agar pembangunan Sabo Dam dimulai tahun ini. Fasilitas ini akan dibangun di Agam dan Tanah Datar.
Pembangunan Sabo Dam penting untuk mengantisipasi dampak dari terjangan lahar dingin dari Gunung Marapi.
“Setelah dihitung oleh Kementerian PU dibutuhkan sabo dam 56, yang ada sekarang baru dua, sehingga diperlukan tambahan lagi yang banyak.”
“Saya perintahkan tahun ini harus dimulai, terutama di tempat-tempat yang sangat penting, ada enam segera harus dimulai,” katanya.
Selain Sabo Dam, Jokowi juga menyoroti perbaikan fasilitas publik yang rusak akibat bencana dan proses relokasi warga yang berada di daerah rawan.
“Pembangunan jalan dan juga jembatan-jembatan darurat, semuanya sudah dilakukan dan masih ada satu-dua yang masih dalam proses.”
“Ini yang kita kejar agar semuanya secepatnya kembali normal,” jelasnya.
Kemudian terkait relokasi, Jokowi juga menyebut bahwa Kementerian PUPR segera membangun hunian baru bagi warga yang berada di daerah rawan.
“Untuk rumah-rumah yang rusak ada 625 rumah, baik yang berat, yang sedang, maupun yang ringan. Yang berat ada 159 rumah, sudah terdata semuanya.”
“Ini nanti kalau ada yang memang harus direlokasi, direlokasi. Kementerian PU akan saya perintah untuk segera dimulai karena barangnya yang untuk membangun itu sudah siap,” pungkasnya.
Diketahui, Presiden Jokowi mendatangi sejumlah kawasan yang terdampak banjir lahar dingin di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.
Presiden datang melihat situasi terkini, dan bertemu dengan masyarakat terdampak.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


