KATASUMBAR – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat (Sumbar) mengeluarkan pernyataan sikap terkait dugaan ujaran kebencian yang menyatakan Muhammadiyah sebagai Sekte dan menyamakan dengan Syiah.
Ketua PWM Sumbar Bakhtiar mengatakan, PWM Sumbar menyadari bahwa setiap orang mempunyai hak mengeluarkan pendapat.
“Namun hak tersebut tidak boleh digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian karena ujaran kebencian adalah masalah serius yang memicu konflik, merusak hubungan sosial serta kesejahteraan masyarakat,” katanya di Padang, Rabu (26/4/2023).
Ia menyebutkan, hal tersebut telah dirapatkan pada hari ini di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Sawahan, Padang bersama seluruh pengurus PWM.
“Hasilnya, kami mengecam tindakan saudara HEH yang membuat status “Yang masih menganut biar melek..ini sisi kesamaannya dengan syi’ah Beislamlah tanpa ormas.” Dan didalam status tersebut memuat video ceramah salah seorang ustadz Farhan Abu Furahan Hafidzahullah yang sudah diklarifikasi 2 tahun lalu,” ujarnya.
Kemudian, meminta Polda Sumbar memproses laporan pengaduan yang sudah dilayangkan warga Muhammadiyah ke Polres Payakumbuh secara adil, cepat dan tuntas.
“Kemudian kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antar sesama anak bangsa, menghargai keberagaman sebagai sebuah keniscayaan yang dihormati,” ujarnya.
“Kemudian bijak dalam mengunakan media sosial sesuai dengan filosofi Adat Basandi Syarak – Syarak Basandi Kitabullah,” pungkasnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


