KATASUMBAR – Bus PT Sipirok Nauli menabrak Jembatan Flyover Simpang Lapan Padang Panjang cukup menyita perhatian.
Akibat tabrakan tersebut, atap bus lepas dan belasan penumpang luka-luka.
Menurut Kasatlantas Polres Padang Panjang Iptu Aldy Lazzuardy, peristiwa terjadi pada Minggu (30/1/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.
Berawal saat bus bernopol BB 7626 LH teresebut datang dari arah Bukittinggi menuju Jambi.
Sopir ini tidak mengetahui rute dan memasuki rute yang salah, dimana jalan tersebut hanya bisa dilewati kendaraan yang tinggi maksimal 2,2 meter.
Ternyata peristiwa bus menabrak Jembatan Flyover Simpang Lapan Padang Panjang tersebut juga pernah terjadi pada tahun 2017 lalu.
Saat itu, bus pariwisata bernomor polisi BL 7533 A, datang dari arah Bukittinggi menuju Solok kembali menabrak Jembatan Layang Bukit Surungan, Kota Padang Panjang. Dalam kejadian Rabu pagi, (18/1/2017).
Dalam kejadian tersebut dilaporkan delapan penumpang mengalami luka-luka.
AKP Yuneldi Chainir yang saat itu Kasatlantas Polres Padang Panjang mengatakan, diduga pengemudi bus yang berpenumpang 40 orang nekat menerobos jalur larangan masuk Kota Padangpanjang yang berada dipertigaan MTsN Ganting.
“Dia (Supir) ini menerobos Verboden (rambu larangan lewat) yang kita pasang dipertigaan MTsN Ganting, padahal seluruh kendaraan barang dan orang harus masuk Terminal Bukit Surungan, tidak boleh lewat jalur kota,” katanya dilansir dari klikpositif.com jaringan katasumbar.com.
Yuneldi menduga supir bus yang kabur usai menabrak fly over tersebut berniat curang dengan menghindari Pos TPR. Jalur kota ini tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar.
“Inilah gunanya flyover dibuat pemko, jangan dilanggar kalau tidak ingin mengalami kejadian naas ini,” Yuneldi menjelaskan.
Akibat kejadian ini, sebanyak delapan penumpang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Yarsi Padangpanjang . Sementara sang Supir diketahui bernama Adek (40) melarikan diri.
Adapun nama kedelapan penumpang yang luka-luka tersebut, Masadad (56), Ahmad Fauzan (8), Ahmad Imam Zahri (12), Derliana (42), Alfansan Lubis (32), Otan Nasution (54), Laban (50) dan M Osama (15). Penumpang yang terluka merupakan keluarga besar dari Sumatera Utara yang ingin menghadiri pernikahan di Bogor-Jabar.
“Bus langsung kita evakuasi ke mapolres setempat,” lanjut Yuneldi.
Menurut keterangan tim medis RS Yarsi Padangpanjang , dari 8 orang yang masuk IGD, 5 orang diantaranya telah dibolehkan pulang sementara 3 orang terpaksa dirawat.
Kejadian truk atau bus yang ‘nyangkut’ di kolong Fly Over ini menjadi yang kedua dalam sepekan terakhir. Sebelumnya pada hari Kamis tanggal 15 Januari 2017, sebuah truk ekspedisi yang tersangkut.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


