KATASUMBAR – Sejumlah pengendara mengeluhkan jeleknya akses jalan di Kelok 44, Kabupaten Agam.

Para pengendara terutama roda dua menyebut kondisi aspal di Kelok 44 sudah perlu perbaikan.

“Kemarin saya lewat di sana, sepertinya sudah perlu diaspal ulang,” ungkap Mangkuto, salah satu warga Ampek Angkek yang rutin menggunakan akses tersebut, Sabtu 10 Desember 2022.

Mangkuto mengatakan tak hanya banyak berlubang, permukaan aspal pun banyak terkelupas sehingga tak rata dan membahayakan.

“Rasanya hampir di tiap tikungan berlubang, terutama di Kelok 21 dan 24, itu sangat berbahaya,” kata dia.

Kondisi serupa juga disebutkan mantan Wali Jorong Kuok Tigo Matur, Edi. Dia mengatakan, akses jalan yang melewati kampungnya itu sudah lama dalam kondisi berlubang-lubang.

Menurutnya, jalan utama Bukittinggi-Maninjau tersebut sudah perlu perbaikan menyeluruh.

“Sudah banyak lubangnya. Memang di beberapa titik ada penambalan, tapi tidak merata,” kata Edi.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Agam, Handria Asmi juga membenarkan kondisi Kelok 44 yang banyak berlubang.

Dia mengatakan akses tersebut berada di bawah naungan Provinsi Sumbar, bukan wewenang Kabupaten Agam.

“Betul, kita sudah sampaikan kondisi ini kepada pihak Provinsi. Terlebih lagi dalam musim cuaca buruk seperti ini, juga banyak terjadi longsor atau terban,” ungkapnya.

Kelok 44 memiliki panjang sekitar 5 kilometer dengan tikungan tajamnya yang terkenal.

Jalan ini terletak di dua kecamatan yakni Tanjung Raya dan Matur serta menjadi ikon Kabupaten Agam karena memiliki pemandangan indah berupa landscape Danau Maninjau.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.