KATASUMBAR – Bek bertopeng Kroasia, Josko Gvardiol, ibarat Pahlawan Bertopeng Kroasia yang membantu memenangkan Kroasia atas Maroko, Sabtu 17 Desember 2022.
Sepanjang laga, Ia tampak konsisten menjaga pertahanan Kroasia dan tampil memukau. Bahkan Josko Gvardiol ikut menyumbangkan satu gol untuk Kroasia.
Meski baru debut bersama Timnas Kroasia, namun Josko Gvardiol menunjukan kualitasnya yang mampu beradaptasi dengan cepat bersama pemain seniornya.
Atas penampilan apiknya di laga perebutan juara ketiga ini, Josko Gvardiol terpilih menjadi Man of The Match atau Pemain Terbaik laga Kroasia vs Maroko.
Sepanjang Piala Dunia 2022, Pahlawan Bertopeng Kroasia ini selalu menjadi starter pada setiap pertandingan Kroasia.
Ia menyapu bersih bola-bola yang banyak mengancam gawangnya dan selalu menang berduel, serta tidak pernah mendapat kartu kuning.
Hal inilah yang membuat pemain 20 tahun asal klub RB Leibzig Jerman ini mulai di lirik oleh sejumlah klub rakasasa Eropa.
Sepanjang Piala Dunia 2022 Ia juga mengenakan topeng. Bukaan untuk gaya-gayaan, tapi Ia terpaksa pakai topeng protektif atau masker pelindung karena mengalami cidera.
Josko Gvardiol mengalami cidera saat membela klubnya, sebelum dimulainya turnamen Piala Dunia 2022.
Kroasia Juara Ketiga
Timnas Kroasia memastikan menjadi juara tiga Piala Dunia 2022, setelah mengalahkan Maroko, Sabtu 17 Desember 2022.
Bermain di Stadion Internasional Khalifa, Qatar, Timnas Kroasia taklukkan Maroko dengan skor tipis 2-1.
Laga ini berlangsung menarik, karena baru 10 menit, telah terjadi dua gol. Kroasia dan Maroko saling berbalas gol.
Kroasia mencipta gol pertama pada menit ke-7 oleh Josko Gvardiol. Dengan gaya terbang, Josko Gvardiol menyundul bola dan gol. Kroasia unggul 1-0.
Namun dua menit kemudian, atau pada menit ke-9, giliran Timnas Maroko yang mencetak gol balasan melalui aksi Achraf Dari.
Namun Kroasia yang lebih mendominasi permainan memastikan kemenangan mereka setelah Mislav Orsic mencetak gol kedua untuk Kroasia pada menit ke-42.
Setelah itu tak ada gol tercipta dan skor 2-1 untuk kemenangan Kroasia bertahan hingga laga bubar.
Dalam statistik pertandingan ini, Kroasia unggul 51 persen penguasaan bola, sementara Maroko hanya 49 persen penguasaan bola.
Sepanjang laga, Kroasia melepaskan 12 kali tembakan dengan 4 tembakan ke arah gawang. Sementara Maroko melepaskan 9 kali tembakan dengan 2 kali ke arah gawang.
Dalam laga ini, Kroasia melakukan 487 kali operan dengan akurasi 84 persen, sementara Maroko melakukan 472 kali operan dengan akurasi 85 persen.
Sepanjang pertandingan Kroasia melakukan 13 kali pelanggaran tanpa kartu, sementara Maroko melakukan 11 kali pelanggaran dengan 2 kartu kuning.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


