KATASUMBAR – Anggota DPRD Sumbar Nofrizon meminta aparat hukum segera bertindak terkait galian drainase yang tak selesai di Jalan Perintis Bukittnggi.
Nofrizon mengatakan, drainase bermasalah ini sudah menjadi perbincangan publik, tak hanya di Sumbar, tapi hingga ke Jakarta.
“Kita sangat menyayangkan tak selesainya proyek tersebut. Banyak pihak menanyakan ke saya terkait proyek ini,” ungkapnya, Jum’at 28 Januari 2022.
Menurut dia, Bukittinggi adalah kota tujuan wisata, sehingga banyak dikunjungi orang dari berbagai daerah.
Tentunya, pengunjung termasuk pejabat yang datang ke Bukittinggi, akan menyorot lubang-lubang galian yang tak selesai tersebut.

“Menurut saya, sudah seharusnya dilakukan audit investigasi oleh aparat hukum di Bukittinggi,” ucap Politisi Demokrat itu.
Kapan perlu, kata dia, Kejaksaan Tinggi dan Polda Sumbar turun untuk memeriksa ada apa sebenarnya di balik tak selesainya proyek senilai 12,9 miliar itu.
Selain itu, Nofrizon meminta Pemko Bukittinggi agar selektif dalam menerima rekanan pengerjaan proyek.
“Jangan berpatokan kepada penawar tender terendah saja. Tapi dicek rekam jejaknya,” ulasnya.
Nofrizon meminta Pemko Bukittinggi untuk berkomitmen menuntaskan galian karena menimbulkan kerugian yang tak sedikit bagi pedagang maupun pengguna jalan.
“Hal ini tentu tak bisa didiamkan saja, masyarakat sangat dirugikan,” ujar Nofrizon mengakhiri.
Sebelumnya, Pemko Bukittinggi memutus kontrak rekanan di Drainase Jalan Perintis pada akhir Desember 2021 karena tak selesai pengerjaan atau bermasalah.
Keputusan ini membuat kontraktor meradang dan menuntut balik Pemko Bukittinggi, sementara bekas galian masih telantar hingga hari ini.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


