KATASUMBAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar, melakukan pemantauan hilal, Jumat (1/4/2022).
Pemantauan hilal dilakukan di Lantai 4 Gedung Kebudayaan Sumatra Barat (Sumbar), Kota Padang yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB hingga menjelang magrib.
Diketahui, pemantauan hilal dilakukan untuk menentukan awal Ramadan 1443 H, dengan menghadapkan teropong hilal ke arah Samudera Hindia.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi mengatakan, hasil pemantauan, hilal tidak tampak meski cuaca di Sumbar cerah.
“BMKG membuat keputusan tersebut karena hilal belum memenuhi syarat untuk bisa disebut tampak di Sumbar,” katanya.
Ia menjelaskan, syarat hilalnya belum mencukupi untuk terlihat karena tingginya masih 2,1 derajat.
Kemudian umur bulan baru lima jam, elongasinya 3,5 derajat, terus kemudian yang terpenting iluminasinya baru 0,01 persen.
“Syarat iluminasi agar hilal bisa terlihat adalah di atas 0,5 persen,” katanya.
Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi menerangkan, hasil pengamatan hilal di Sumbar ini akan disampaikan ke Jakarta sebagai bahan sidang isbat yang dipimpin langsung oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas.
“Kita percayakan sepenuhnya ketetapan kapan 1 Ramadan ke pemerintah,” ungkapnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


