KATASUMBAR – Pembangunan jalan tol Dharmasraya-Rengat dipastikan belum bisa dilakukan tahun ini.
Hal demikian diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat berkunjung ke daerah itu.
Basuki berkunjung ke Dharmasraya pada Jumat (6/1) dalam rangka peresmian Masjid Agung Dharmasraya.
Dalam momen peresmian itu, Basuki mengatakan bahwa saat ini masih proses persiapan dan kajian.
“Prosesnya masih lama. Banyak yang harus dipersiapkan. Nanti kita lihat dulu pembiayaannya,” katanya.
Persiapan sebut Basuki perlu dilakukan agar nanti bangunan tol bisa menjamin kenyamanan masyarakat.
Hanya saja, ia menyebut Bupati Dharmasraya, Sutan Riska telah menjamin ketersediaan lahan untuk jalan tol tersebut.
“Ini baru tahapan pra feasibility study. Namun, bupati sudah menjamin lahan yang akan dipakai,” ucapnya.
Di sisi lain, Basuki mengaku bahwa pembangunan jalan tol ini merupakan usulan yang disampaikan Sutan Riska sejak lama.
“Sudah lama beluay ini mengajukan jalan tol. Jalan ini akan menghubungkan Rengat, Kuantan Singingi, sampai ke Dharmasraya,” bebernya.
Sementara itu, kendati belum bisa dilaksanakan, Sutan Riska sendiri bersyukur atas respon dari Basuki.
Ia berterima kasih lantaran proyek tersebut disetujui. Pasalnya, jalan tol ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat.
“Daerah sekitar yang kami maksud tersebut berada di persimpangan tiga provinsi yakni Sumatra Barat, Riau, dan Jambi.”
“Semua daerah tersebut, 80 persen sumber ekonominya berasal dari perkebunan dan pertanian,” sebut dia.
Namun begitu, ia juga berharap agar pemerintah pusat bisa mempercepat proses kajian pembangunan tersebut.
“Kami berharap feeder ini dibangun segera,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

