KATASUMBAR – Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) membangun kampus di Kota Padang.
Pembangunan universitas ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jum’at 1 September 2023.
Kampus dibangun di kawasan Padang Sarai, Koto Tangah. Jika selesai, maka ini akan menjadi Universitas Perti pertama di tanah air.
Perti adalah salah satu organisasi islam terbesar yang lahir di Ranah Minang. Cikal bakal organisasi ini berawal dari Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) yang didirikan Syekh Sulaiman Arrasuli di Canduang, Agam.
Latar belakang MTI ini sebagai bentuk modernisasi lembaga pendidikan keagamaan.
Di saat bersamaan, Syekh Muhammad Jamil Jaho juga mendirikan MTI di Jaho dan meluas dengan berdirinya MTI Tabek Gadang oleh Syekh Abdul Wahid ash-Shalihi dan lainnya.
Usai kemunculan MTI-MTI ini, Syekh Sulaiman Arrasuli atau karib disapa Inyiak Canduang, menggagas pendirian Persatuan Madrasah Tarbiyah Islamiyah pada 1928.
Dua tahun kemudian, Inyiak Canduang mengumpulkan banyak ulama besar di Sumbar untuk membahas kelanjutan MTI.
Rapat besar ini berlangsung di Bukittinggi dan menghasilkan sebuah kesepakatan dengan mengubah nama PMTI menjadi Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PTI) sekaligus menetapkan 5 Mei 1928 sebagai hari jadi.
Ulama asal Bayur, Sulthani Abdullah terpilih menjadi ketua umum pertama pada 1930-1931 dengan kantor pusat di Bukittinggi.
Setahun kemudian, ketua umum berganti hingga dijabat Syekh Abdul Madjid. Dalam kongres pada 1932, disepakati lagi untuk merubah organisasi menjadi Persatuan Pendidikan Islam Indonesia (PPII).
Perubahan nama ini mendapat tentangan di organisasi. Tak hanya itu, pemakaian nama Indonesia juga membuat berang Pemerintah Hindia Belanda. Sejumlah pengurusnya dibuang ke Boven Digul. Organisasi ini sempat lumpuh.
Tahun 1937, beberapa tokoh PPII mengadakan rapat besar di Suliki. Hasilnya, disepakati nama organisasi ini dirubah menjadi Persatuan Tarbiyah Islamiyah yang disingkat dengan Perti.
Usai konferensi di Suliki, konferensi lanjutan berlanjut di Bukittinggi dan menetapkan Haji Hasan Basri sebagai ketua. Sementara, sesepuh, Syekh Sulaiman Arrasuli yang dianggap sebagai pendiri, ditempatkan di posisi penasehat.
Setahun kemudian, konferensi terus terjadi, Sirajuddin Abbas ditunjuk sebagai ketua.
Perti terus berkembang. Tahun 1954, Perti sudah memiliki sebanyak 360 MTI yang tersebar di seluruh Indonesia.
Berubah jadi Partai Islam
Perti terus berkembang dari masa ke masa, pada 22 November 1945, Persatuan Tarbiyah Islamiyah bertransformasi menjadi Partai Islam Perti. Sirajuddin Abbas diangkat menjadi Ketua Dewan Partai Tertinggi.
Sementara, Syekh Sulaiman Arrasuli ditetapkan sebagai Ketua Majelis Penasehat Pusat.
Tahun 1950, Perti mengklaim memiliki jumlah massa mencapai 1 juta orang.
Sukses di Pemilu
Pemilu 1955 mendatangkan kesuksesan, Partai Islam Perti meraih sebanyak 483.014 suara dan mendapat 4 kursi DPR RI dan 7 kursi Konstituante. Salah satu dari 4 kursi itu diperoleh Sirajuddin Abbas. Sementara, Syekh Sulaiman Arrasuli, mendapat kursi Konstituante meski pada 1957 beliau mengundurkan diri.
Dua tokohnya yakni Sirajuddin Abbas dan Rusli Abdul Wahid, bahkan dipercaya Soekarno menduduki kursi Menteri Keselamatan Negara dan Menteri Negara Urusan Umum dan Irian Barat.
Tahun 1963, Sirajuddin Abbas kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Islam Perti.
Organisasi ini kemudian pecah, meski demikian pada Pemilu 1971, Perti masih mendapat sebanyak 381 ribu suara dan mendapat dua kursi DPR.
Perti kemudian berfusi sebagai PPP dan sebagian lainnya ke Golkar. Kemudian, organisasi ini sepakat meninggalkan politik
Keadaan Terkini
Buya Basri Bermanda terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Tarbiyah Islamiyah pada 2016 silam.
Kemudian pada Muktamar bersama pada 2022 di Jakarta, disepakati pengembalian akronim Perti sebagai singkatan Persatuan Tarbiyah Islamiyah. Muhammad Syafii Hutahuruk terpilih sebagai Ketua Umum periode 2022-2027.
Saat ini Perti memiliki lebih dari 2 ribu pesantren, madrasah, sekolah dan boarding school.
Tak hanya itu, sebanyak 15 ribuan lembaga pendidikan TPA dan Diniyah juga dianggap telah berafiliasi dengan Perti.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

