KATASUMBAR – Desa Wisata Lawang terpilih menjadi juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 kategori Homestay dan Toilet.

Pengumuman juara ini diumumkan pada malam penganugerahan ADWI 2023 di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (27/8/2023).

Secara administrasi, Desa Wisata Lawang, terletak di Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Desa dataran tinggi ini telah menjadi pusat perhatian sebagai destinasi wisata yang memikat.

Dengan letaknya sekitar 100 km dari Kota Padang, desa ini memiliki pemandangan alam yang spektakuler di ketinggian 1.250 mdpl.

Suhu yang sejuk dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun, Nagari (desa) Lawang memancarkan pesona yang unik.

Dengan luas wilayah 16,69 km² dan penduduk sekitar 3.972 jiwa, desa ini di ketuai oleh Wali Nagari Franky Putra, S.Pd.

Di Nagari Lawang ini, terdapat 6 Jorong, yakni Lawang Tuo, Batu Basa, Katapiang, Gajah Mati, Pabatuangan, dan Buayan.

Desa Wisata Puncak Lawang berada di tengah lingkungan yang subur, di mana perkebunan tebu, sawah, kebun bawang, dan hutan membentuk lanskap yang memukau.

Perkebunan tebu menjadi pemandangan umum di desa ini dan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Lawang.

Mayoritas penduduk Lawang memiliki mata pencaharian sebagai petani dan petani kebun.

Komoditas utama adalah tebu Lawang, yang di olah oleh warga menjadi produk-produk UMKM yang menarik.

Seperti Gula Saka, Gula Semut, Kacang Goreng/Randang, Kerupuk Ubi Saka, Minuman Air Tebu, Nasi Tanguli, Kapelo Bauok, Tumbang, dan lain sebagainya.

Desa Lawang juga dikenal dengan tradisi adat yang kuat, dan prinsip adat dan agama tetap menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Destinasi dan Atraksi Menarik

Sebagai bagian dari Nagari Lawang, desa ini memiliki beberapa destinasi wisata menarik, seperti Lawang Park, Soul Puncak Lawang, Green View, Tigo Baleh Nan Basa.

Kemudian juga ada atraksi menarik lainnya seperti kilang tebu tradisional dan pertunjukan seni budaya paralayang.

Salah satu ciri khas Lawang adalah tradisi “Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” yang di tekankan dalam setiap aspek kehidupan mereka.

Tradisi ini memadukan ajaran adat dengan ajaran agama, menciptakan harmoni dalam kehidupan masyarakat.

Puncak Lawang juga terkenal sebagai salah satu tempat paralayang tertinggi di Asia Tenggara.

Tempat ini telah melahirkan atlet-atlet hebat dalam dunia paralayang, dan bahkan pernah menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Paralayang.

Desa Wisata Puncak Lawang di kelola oleh kelompok sadar wisata Manih Sarumpun Nagari Lawang yang di pimpin oleh Zilfaroni.

Dengan kerjasama para pemuda dan pemudi, desa ini berusaha untuk mempromosikan pesona alam, tradisi, dan potensi wisata Lawang kepada masyarakat luas.

Jika Anda mencari pengalaman wisata yang luar biasa, Desa Wisata Puncak Lawang adalah tempat yang sempurna.

Nikmati keindahan alam, cicipi kuliner khas, dan rasakan keramahan masyarakat Lawang yang memikat hati.

Produk wisata di antaranya adalah agro wisata persawahan, kampung Inggris serta souvenir dan kerajinan.

Sementara untuk kulinernya ada Nasi Tanguli dan sambal masakan kampung. Ada juga gula saka Lawang yang bisa di beli dan di bawa pulang.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi atraksi paralayang dan outbond flyingfox dan merasakan sensasi luar biasa dari ketinggian.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.