KATASUMBAR – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono telah meresmikan Masjid Agung Dharmasraya, Jumat (6/1).
Basuki yang hadir dalam peresmian masjid yang terletak di Sitiung itu bertugas menggantikan Presiden Jokowi.
Dalam pidatonya, Basuki mengatakan bahwa pembangunan masjid yang menggunakan APBN ini tidak hanya memperhatikan infastruktur saja.
Melainkan juga faktor kerakyatan dengan adanya pondok pesantren, sekolah, jembatan gantung antar desa atau kecamatan.
Ia juga menyebut bahwa pembangunan sukses dilaksanakan berkat kolaborasi pemerintah kabupaten dengan pusat.
“Ini yang pertama di Dharmasraya ada Masjid Agung. Untuk pembangunan masjidnya berasal dari APBD, kami membantu landscape-nya,” katanya.
Pembangunan Masjid Agung Dharmasraya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di atas lahan seluas 67.193 m2.
Adapun luas bangunan masjid ini yakni 8.783 m2, dan luas area penataan 35.668 m2.
Anggaran yang dialokasikan untuk konstruksi fisik Masjid Agung Dharmasraya ini bersumber dari APBD TA 2018-TA 2020 sebesar Rp 802,1 miliar.
Sedangkan, sumber pendanaan yang dialokasikan untuk kegiatan landscaping berasal dari APBN sebesar Rp18,9 miliar.
Dengan diresmikannya Masjid Agung Dharmasraya ini, Basuki berpesan kepada masyarakat agar senantiasa memperhatikan pemeliharaannya.
“Dengan selesainya infrastruktur masjid yang dibangun dengan uang negara ini, harapannya dapat dipelihara dan dijaga dengan baik supaya bemanfaat.”
“Selain itu, tolong perlu diperhatikan betul terkait perilaku pengguna masjid, tempat wudhu dan kamar kecil harus selalu bersih,” terangnya.
Setelah konstruksi fisiknya rampung, pada Juli hingga Desember 2021 lalu pekerjaan dilanjutkan dengan Penataan Kawasan Masjid Agung Dharmasraya.
“Lingkup pekerjaannya meliputi Perkerasan Jalan, Parkir yang dapat menampung sekitar 220 mobil dan Pedestrian.”
Bangun Pedesterian
“Kemudian ada Pekerjaan Drainase, Pagar Keliling, Lampu, Rambu-Rambu, Plaza Utara dan Selatan, Plaza Kolam Air Mancur, Vegetasi, dan Fire Hydrant,” terang Kepala BPPW Sumatera Barat Kusworo Darpito.
Bupati Kabupaten Dharmasraya Sutan Riska pun berterimakasih kepada Kementerian PUPR.
Ungkapan demikian disampaikannya karena Kementerian PUPR telah melaksanakan Penataan Kawasan Masjid Agung Dharmasraya.
Ke depannya, masjid ini akan dimanfaatkan sebagai penopang utama bagi seluruh masjid dan surau yang berada di Kabupaten Dharmasraya.
Kemudian, pengembangan potensi wisata religi, serta sebagai sarana penunjang aktivitas/ kegiatan spiritual, sosial, ekonomi, dan budaya bagi pengunjung hingga masyarakat sekitar.
“Kalau Dharmasraya yang berumur 19 tahun ini tidak di-support oleh Pemerintah Pusat, maka akan lambat dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya, terutama infrastrukturnya yang membutuhkan biaya besar,” pungkas Sutan Rizka.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


