KATASUMBAR – Salah satu kandidat Wali Kota Bukittinggi dalam Pilkada 2020 lalu, M.Fadhli memutuskan maju sebagai Caleg DPR RI.
Pedagang emas di Jalan Minangkabau Bukittinggi ini, maju dari Dapil II Sumbar yang meliputi Agam, 50 Kota, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Bukittinggi, Payakumbuh dan Pariaman.
“Saya maju dari Dapil II Sumbar lewat Partai Ummat,” ungkapnya, Sabtu 2 September 2023 di Rumah Syarikat.
Pria berkacamata ini mengatakan proses pencalegan tersebut sudah berlangsung sejak Mei lalu dan berlanjut dengan keluarnya DCS. Dalam DCS, dia nomor urut 2.
Partai Ummat menjadi kendaraan politik baginya menuju Senayan, karena ada sebuah ketersambungan dengan kejadian Reformasi 1998, terutama sosok Amien Rais.
“Saya sangat serius di politik dan semoga tak ada halangan hingga nantinya menjadi peserta pemilu,” jelas dia.
Fadhli mengatakan Pemilu mendatang adalah angka yang spesial baginya. Sebab, partainya bernomor urut 24 sesuai dengan tahun 2024.
Tak hanya itu, angka 24 juga merupakan rutinitas penting yang berhubungan erat dengan pekerjaannya sebagai pedagang emas.
“Tahun depan saya juga berusia 48 tahun, 2 kali dari 24. Selain itu juga menandakan saya sudah 24 tahun merantau dan 24 tahun di kampung. Semoga ini menjadi pertanda baik,” ujarnya.
Fadhli mengatakan maju sebagai caleg karena merasa tidak adanya keterwakilan Anggota DPR RI terhadap para pemilihnya di Dapil 2 Sumbar.
“Wakil rakyat itu tak hanya sekedar duduk saja, tapi betul-betul harus ada keterwakilan secara fisik yang membawa aspirasi dari Dapil, saat ini saya lihat tidak berjalan,” ungkapnya menjanjikan perubahan.
Sebagai bentuk keseriusan, Fadhli saat ini tengah menggalang kekuatan bersama para relawan seperti pemasangan billboard di 8 kabupaten/kota.
Profil M.Fadhli
Fadhli lahir dari keluarga pedagang emas terkenal di Bukittinggi yakni Rambuti.
CV-nya sangat mengkilap dengan cita rasa Eropa. Dia lama menetap di Jerman.
Fadli merupakan lulusan dalam program master di Universitas Duisburg-Essen, Jurusan Teknik Informasi dan Komunikasi.
Lepas kuliah, ia bekerja di sana di perusahaan berbasis Informasi dan Komunikasi, sesuai dengan background pendidikannya.
Sementara pendidikan S-1 nya, ditempuh di Fakultas Teknik Elektro, Universitas Indonesia.
Pada Pilkada Bukittinggi lalu dia maju bersama Yon Afrizal lewat jalur perseorangan meski akhirnya gagal.
Usai gagal di Pilkada, dia bergabung dengan Partai Ummat sebelum akhirnya nyaleg.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


