KATASUMBAR – Terkena Matahari bagi sebagian orang adalah salah satu cara untuk menjaga pigmen kulit. Namun tidak bagi Fahza Syafira Karin.
Karin-sapaan akrab adalah perempuan yang justru menderita jika terkena sengatan Matahari.
Dengan begitu, hidupnya terbilang malang sebab harus bersusah payah jika beraktifitas di siang hari.
Hal itu ia dialami oleh gadis 20 tahun asal Pariaman itu sejak umur 1 tahun.
Jika terkena sinar Matahari, kulitnya akan bermasalah.
Kisah Karin ini pun viral di TikTok, bahkan media asal Malaysia Mstar menyebutnya sebagai Putri Lilin.
Kondisi yang dialami Karin pun tidak main-main, ia didiagnosa mengidap penyakit Xeroderma Pigmentosum.
Dikutip dari mstar, Karin bercerita penyakit itu ia alami sejak umur 1 tahun.
Penyakit tersebut bermula dari campak yang ia idap saat umur 9 bulan. Padahal saat bayi, ia lahir dengan normal.
“(Saat itu) campaknya sangat parah,” katanya dikutip Kamis (26/5) malam WIB.
Jika terkena matahari, kulit Karin, kata dia akan muncul bintik-bintik hitam di sekujur tubuh.
“Bintik itu mirip benjolan tumor di kulit,” kata dia.
“Pengidap penyakit ini tidak boleh terpapar cahaya matahari. Kasusnya sangat jarang terjadi, sekitar 1 dari 1000,” tambahnya.
Sulit Beraktifitas
Penyakit yang ia idap membuat Karin sulit beraktifitas di siang hari, yang mana dia harus terkena matahari.
Untuk mengurangi efeknya, ia wajib mengoleskan kulit dengan tabir surya.
Tabir surya ia oleskan khususnya kulit yang terpapar langsung sinar matahari.
Itu pun sudah menjadi rutinitas hariannya. Terlebih, ia juga ingin kulit wajah dan tubuhnya terawat baik.
“Walaupun memiliki penyakit ini, saya juga sama seperti orang lain yang suka mengenakan kosmetik, skincare, dan lain-lain,” ujarnya.
Kendati sulit, penyakit itu baginya bukan penghalang untuk beraktivitas di luar ruang.
Ia tetap boleh beraktivitas di siang hari dengan syarat bisa menjaga diri.
Ia juga mengaku tidak semua bagian tubuhnya berbintik hitam saat beraktivitas di luar ruang, melainkan hanya yang terpapar sinar matahari.
“Saya boleh berkegiatan di lapangan asalkan memakai sunblock dan payung atau topi untuk melindungi diri,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

