KATASUMBAR – Longsoran material tanah dari bebukitan menimbun akses jalan di kawasan Polong Anam, Talu, Pasaman Barat.

Bencana susulan pasca gempa M6.2 ini terjadi pada Sabtu (5/3) pagi WIB.

Kapolsek Talamau, AKP Junaidi mengatakan longsor ini menutup badan jalan sepanjang 15 meter. Akibatnya, akses jalan terputus.

“Akses transportasi putus total menuju Jembatan Panjang Nagari Kajai,” katanya pada KLIKPOSITIF, grup KATASUMBAR.

Junaidi menyebut, sementara pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

Pasalnya, hingga saat ini material longsoran terus berjatuhan dari bukit ke jalan.

“Kami tak berani mendekati lokasi, tadi waktu kami cek lapangan terdengar bunyi dari atas bukit seperti ada material yang akan turun,” sebut dia.

Bahkan, kata dia, saat pihaknya memantau ke lokasi tampak ada bagian bukit yang retak.

Kondisi ini dikhawatirkan bisa menimbulkan longsor yang lebih besar.

Sementara itu terkait penanganan, pihaknya sudah menghubungi pihak terkait untuk membersihkan timbunan longsoran.

Sebab saat ini, kawasan itu terbilang terisolir karena diperburuk dengan adanya longsor tersebut.

Ia pun sudah meminta pemerintah untuk mengondisikan alat berat untuk membuka akses jalan.

“Tapi alat itu sekarang sedang membersihkan material di jalan lintas Rimbo Kajahatan Kajai,” terangnya.

Jika material tidak segera dibersihkan, menurut dia akses warga pengungsian di kawasan Timbo Abu akan terhambat.

“Jadi tolong pikirkan juga nasib warga di tenda pengungsian Nagari Persiapan Timbo Abu,” tegasnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.