KATASUMBAR – Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama menyebut upaya untuk menekan kasus stunting adalah tanggung jawab bersama.

Hal ini dikatakan Politisi Gerindra itu dalam kegiatan Sosialisasi, Advokasi dan KIE Penurunan Stunting Sumatera Barat di Bukittinggi bersama BKKBN, Jum’at 19 Januari 2024.

Ade menjelaskan untuk menekan kasus stunting tak melulu harus mengandalkan intervensi dari pemerintah.

“Karena kalau menunggu dari pemerintah, bisa saja lama datangnya. Sementara menangani stunting itu perlu secepatnya, jadi butuh kepedulian kita semua,” ujarnya.

Menurut dia, jika sudah terbentuk kepedulian antar sesama, maka kasus stunting bisa ditekan secara signifikan.

“Anak stunting ini perlu perhatian dari kita semua. Salah satu penyebabnya adalah kekurangan gizi, ini yang mesti kita perhatikan dan bantu jika ditemui kasus seperti itu,” sambungnya.

Selain faktor gizi, kata Anggota Komisi IX itu, juga ada sejumlah faktor lain seperti pernikahan dini, hamil terlalu tua dan jarak kehamilan terlalu rapat.

“Di dunia, Indonesia memiliki peringkat buruk terkait hal ini sehingga kita imbau semua warga mengetahui tentang penyebab stunting pada anak,” terangnya.

Ade Rezki Pratama meminta warga untuk ikut menyukseskan program pemerintah dengan cukup 2 anak dan ikut program KB.

Sementara, Kepala BKKBN Sumbar, Fatmawati mengatakan kasus stunting dapat ditekan terutama dalam 1.000 hari fase kehidupan yakni masa kehamilan, kelahiran dan pertumbuhan anak.

Fatmawati menegaskan sangat penting bagi ibu memperoleh gizi yang cukup selama masa kehamilan. Begitu pun setelah anaknya lahir dan dalam masa pertumbuhan.

Perlu diketahui, stunting adalah gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi dan infeksi berulang. Hal ini bisa ditandai secara fisik dengan tinggi anak di bawah standar.

Sosialisasi ini berlangsung di Kecamatan MKS dan dihadiri ratusan masyarakat berikut unsur pemerintahan.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.