KATASUMBAR – Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevy, akhirnya buka suara mengenai langkah-langkah besar yang sedang ditempuh manajemen untuk membawa Kabau Sirah keluar dari zona degradasi pada kompetisi BRI Super League musim ini.

Braditi menegaskan, seluruh keputusan yang diambil—mulai dari perombakan tim hingga pergantian pemain—bertujuan tunggal: menyelamatkan Semen Padang FC dari jurang degradasi.

“Tidak ada langkah yang tidak terukur. Semua dilakukan demi meningkatkan performa tim,” ujarnya dalam podcast Bukakata yang diproduksi Classy Media.

Ia membeberkan sejumlah strategi penting, antara lain mendatangkan dua pemain asing baru untuk memperkuat lini serang dan pertahanan. Di sisi lain, manajemen juga mengambil keputusan berat dengan melepas Bruno Gomes yang dianggap sudah tidak sesuai dengan skema tim.

Tak hanya itu, Semen Padang FC juga resmi menghadirkan sosok berpengalaman dalam sepakbola nasional, Yeyen Tumena, sebagai Direktur Teknik. Kehadiran eks pemain Timnas Indonesia itu diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara manajemen dan pelatih, sekaligus mendorong peningkatan performa di lapangan.

“Semua langkah ini kami ambil karena kami yakin Semen Padang FC harus tetap berada di kasta tertinggi,” tegas Braditi. Selengkapnya terkait strategi penyelamatan Semen Padang FC dapat disaksikan dalam podcast Bukakata di platform digital Classy Media.

TONTON PODCAST BUKAKATA DENGAN BRADITY MOULEVEY:

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.