KATASUMBAR – Kemenangan Semen Padang FC atas Persiraja Banda Aceh pada laga perdana Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027 belum sepenuhnya membuat manajemen puas.

Meski berhasil membawa pulang tiga poin dari Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, manajemen menilai permainan Kabau Sirah masih perlu banyak diperbaiki. Evaluasi tersebut menjadi bekal Semen Padang FC menghadapi PSIS Semarang pada laga kedua di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026) malam.

Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey mengatakan, evaluasi terhadap penampilan tim saat menghadapi Persiraja telah dilakukan bersama jajaran pelatih dan Presiden Klub Andre Rosiade.

“Secara teknis, seluruh manajemen, dari Pelatih dan Presiden Klub, Andre Rosiade juga sudah mengevaluasi terhadap hasil pertandingan di laga pertama melawan Persiraja Aceh,” kata Moulevey, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, kemenangan 1-0 atas Persiraja tetap patut disyukuri, terlebih Semen Padang FC berhasil meraih kemenangan tandang di Banda Aceh setelah penantian sekitar 40 tahun.

Namun, hasil tersebut tidak membuat manajemen menutup mata terhadap kualitas permainan tim.

“Tentunya, kita bersyukur setelah 40 tahun di kandang Persiraja bisa menang dan mendapatkan poin dengan menang 1-0, akan tetapi memang secara keseluruhan, permainan kurang memuaskan,” ujarnya.

Moulevey menyebut hasil evaluasi telah dibahas dalam latihan. Sejumlah aspek permainan diperbaiki agar kesalahan yang terjadi pada laga perdana tidak kembali terulang saat menghadapi PSIS.

“Akan tetapi ini menjadi evaluasi, sudah kami diskusikan dan dibahas dalam latihan, kita sudah melakukan sejumlah perbaikan,” katanya.

Ia menegaskan pemain yang diturunkan menghadapi PSIS harus benar-benar siap bertanding dan memiliki kemauan untuk bekerja keras sepanjang pertandingan.

“Tentunya, harapannya nanti, para skuad yang diturunkan pada laga melawan PSIS Semarang, itu yang benar-benar sudah siap dan mau untuk bekerja keras meraih kemenangan,” ujarnya.

Target manajemen pun tetap sama, yakni meraih tiga poin.

“Dan pastinya, kita dari manajemen menargetkan pelatih selaku head coach standarnya yaitu tiga poin,” tegasnya.

Soroti Permainan Long Ball

Ketidakpuasan terhadap permainan Semen Padang FC saat menghadapi Persiraja sebelumnya juga disampaikan Presiden Klub Andre Rosiade.

Andre menyebut bukan hanya suporter yang kecewa, tetapi manajemen juga menilai permainan tim belum sesuai harapan meski pertandingan berakhir dengan kemenangan.

“Tentu saya rasa bukan hanya suporter yang kecewa, kami pun manajemen kecewa dengan permainan tim saat bertanding melawan Persiraja. Tapi di luar kekecewaan, tentu kita patut syukuri bahwa tim ini menang juga,” ujar Andre.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pola permainan Semen Padang FC yang dinilai terlalu monoton dengan mengandalkan bola panjang atau long ball.

Andre meminta jajaran pelatih menyiapkan skema permainan yang lebih variatif ketika menghadapi PSIS Semarang.

“Kita ingin pelatih menyiapkan skema permainan dan taktik. Tidak monoton, tidak bermain long ball seperti yang kita hadapi lawan Persiraja kemarin. Insya Allah kami sudah lakukan evaluasi, pelatih sudah memahami,” katanya.

Hasil evaluasi tersebut diharapkan langsung terlihat pada laga kandang pertama Semen Padang FC musim ini.

“Kita sudah melakukan evaluasi mendalam, apa yang akan diperbaiki dan apa rencana ke depan. Harapannya, hari Minggu (20/9/2026) malam kita bisa meraih tiga poin melawan PSIS di Stadion Patriot. Target kita tidak ada lain selain menang dan meraih tiga poin melawan PSIS. Itu target,” tegas Andre.

Evaluasi Berlanjut Setelah Lawan PSIS

Manajemen Semen Padang FC juga masih membuka kemungkinan melakukan perubahan komposisi pemain. Bursa transfer Pegadaian Championship 2026/2027 dijadwalkan masih berlangsung hingga 23 September 2026.

Andre mengatakan evaluasi lanjutan akan dilakukan pada 21 September 2026, sehari setelah pertandingan menghadapi PSIS Semarang.

“Transfer buka sampai tanggal 23. Nanti kita akan evaluasi ulang, terakhir evaluasi tanggal 21, satu hari setelah pertandingan lawan PSIS kita akan evaluasi,” ujarnya.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar bagi manajemen untuk menentukan kebutuhan skuad, termasuk kemungkinan menambah maupun mengganti pemain.

“Kalau memang dibutuhkan, apakah tambahan pemain atau pergantian pemain, nanti kita putuskan tanggal 21,” katanya.

Manajemen menargetkan Semen Padang FC tidak hanya mampu meraih kemenangan pada laga demi laga, tetapi juga bersaing menjadi juara Liga 2 sekaligus mendapatkan promosi langsung ke Liga 1.

“Yang jelas target tim Semen Padang FC ini juara Liga 2 dan promosi langsung ke Liga 1. Jadi manajemen akan mengambil langkah-langkah yang terbaik bagi perkembangan tim,” pungkas Andre.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.