KATASUMBAR – Kota Padang berhasil keluar dari zona merah Covid-19 di pekan ke 33 pandemi, Minggu 25 Oktober 2020. Kini, ibu kota Sumatera Barat itu masuk ke zona oranye (daerah dengan resiko penyebaran sedang).

Menurut laporan dari Satgas Covid-19 Sumbar, beralihnya Padang ke zona oranye memastikan tidak adanya daerah dengan resiko tinggi penyebaran virus di Sumbar pada pekan ini yang mana sebelumnya diisi oleh Padang dan Sawahlunto.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, perubahan zonasi tersebut dinilai berdasarkan 15 indikator.

Dari 15 indikator itu, sebutnya ada pula indikator-indikator utama yang berpengaruh besar terhadap perubahan zonasi suatu daerah.

“Ada 15 indikator seperti testing rate, incident rate, mortality rate, dan recovery rate, serta masih banyak lagi,” katanya pada Katasumbar, Minggu malam WIB.

Untuk Kota Padang, jelasnya, saat ini memiliki testing rate yang tinggi di Sumatera Barat, yang kemudian diikuti oleh peningkatan angka kesembuhan dan kasus pasien meninggal dunia yang juga rendah.

“Di samping itu surveilans kasusnya juga aktif serta ketersediaan layanan dan penanganan pasien yang cepat. Itu lah faktor-faktor lain yang mendasari,” jelas Jasman.

Sementara itu menurut data yang dihimpun pada Sabtu 24 Oktober 2020 kemarin, testing rate Padang sudah mencapai 904,60 persen dengan jumlah keseluruhan warga yang telah menjalani pemeriksaan swab adalah 8704 orang.

Kemudian untuk tingkat pertumbuhan angka positif (Positivity Rate) nya mencapai 8,61 persen, yang dihitung dari 25 Maret hingga 24 Oktober 2020 kemarin.

Lalu, untuk persentase, saat ini angka kesembuhan pasien Covid-19 sudah mencapai 3.789 orang atau 52,6 persen, dengan jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 115 orang (1,6%) dari jumlah keseluruhan kasus positif dengan 7.205 kasus.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.