KATASUMBAR – Pemerintah mengkhawatirkan kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menjadi fenomena gunung es.

Kekhawatiran itu muncul setelah kasus dugaan TPPO melibatkan satu politeknik di Sumbar yang menggunakan magang ke Jepang sebagai modus.

Kekhawatiran itu diungkapkan oleh Inspektur Jenderal Kemendikbud Chatarina Girsang.

Ia mengatakan, masalah ini harus menjadi perhatian banyak pihak terkait, khususnya di bidang pendidikan.

Lantas ia pun berharap dinas di daerah bisa berperan, mengingat pengelolaan SMK, SMA dan kampus ada di provinsi.

Apalagi menurut dia, para pelajar atau mahasiswa tidak menyadari bahwa program magang tersebut adalah modus semata.

“Ini harus dapat dipastikan mekanisme magang yang ada karena dikhawatirkan kasus ini seperti layaknya fenomena puncak gunung es,” katanya.

“Di mana siswa/mahasiwa tidak memahami bahwa apa yang mereka alami bukanlah magang tapi termasuk dalam delik TPPO,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Inspektur Investigasi Itjen Kemendikbud, Fuad Wiyono.

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya perlu membuat regulasi tentang permagangan siswa/mahasiswa ke luar negeri.

Sebelum regulasi itu ada, menurut dia, sebaiknya program magang ke luar negeri diberhentikan terlebih dahulu.

Keputusan itu diambil mengingat sejauh ini payung hukum hanya diatur melalui Permenaker No. 8/2008.

Keputusan serupa juga disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri.

Ia menegaskan perlu ada landasan hukum atau peraturan yang jelas mengenai program magang untuk memperkuat perlindungan.

Selain itu, pemerintah pusat dan daerah harus mengantisipasi dan mencegah terjadinya TPPO dengan berbagai modus.

“Mohon ini bisa dicek apakah mereka masih nekat mengirim (siswa/mahasiswa) di masa pandemi ini.”

“Kalau bisa dicegah selama masa pandemi ini, toh mereka diberangkatkan juga mau apa. Lebih baik di sini dulu sampai regulasinya lebih jelas,” pungkasnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.