KATASUMBAR – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengeluarkan zonasi wilayah periode 25 April – 1 Mei 2021, hasilnya tak ada lagi wilayah zona merah.
Dengan demikian, Kabupaten Limapuluh Kota yang 2 minggu berturut-turut berada di zona merah, turun statusnya ke zona oranye.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, dalam periode minggu ke 59 pandemi, terdapat 16 wilayah yang berada di zona oranye.
“Meningkat dari sebelumnya yang hanya 13 daerah, jadi saat ini hanya 3 wilayah yakni Bukittinggi, Padang Panjang, dan Pariaman saja di zona kuning,” ungkapnya lewat situs Pemprov Sumbar, Minggu 25 April 2021.
Kata dia, daerah dengan penularan terburuk dalam minggu ini adalah Kabupaten Solok, dengan skor 2,00 dan yang terbaik adalah Pariaman, dengan skor 2,79.
“Berdasarkan data yang ada, peningkatan kasus konfirmasi berada di perkampungan, dan boarding school,” kata Jasman.
Sementara, total warga yang positif Covid-19 sejak awal adalah 35.729, rinciannya sembuh 32.677, dan meninggal 771 orang.
Secara umum, Jasman menyebut dalam minggu ini terjadi peningkatan baik dari jumlah kasus, tingkat kematian, maupun turunnya angka kesembuhan.
“Ini perlu perhatian serius bagi semua satgas Kabupaten dan Kota. Kecendrungan kasus meningkat makin mengkhawatirkan,” sebut dia.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

