KATASUMBAR – Hendri Susilo adalah sosok pelatih sepakbola satu-satunya asal Minangkabau yang berlaga di kompetisi sepakbola tertinggi Indonesia, Liga 1.
Ia tampil di Liga 1 sebagai pelatih Persiraja Banda Aceh-tim kuda hitam yang datang dari Liga 2 pada musim 2020 lalu.
Sebagai pelatih, capaiannya bersama Persiraja Banda Aceh terbilang apik, sebab musim lalu ia berhasil meraup dua kali kemenangan dan satu kali imbang di tiga pekan awal kompetisi sebelum akhirnya dihentikan karena pandemi.
Keberhasilannya itu bahkan mengalahkan pencapaian pelatih-pelatih mentereng sekelas Djajang Nurjaman dan Rahmad Darmawan.
Namun sebagai putra asli Minangkabau, Hendri mengaku dirinya punya keinginan besar untuk mengabdi di tanah kelahiran-menukangi tim asal Sumatera Barat Semen Padang FC.
“Saya putra Minang, dari lubuk hati saya yang paling dalam saya ingin membesarkan tim asal kampung saya sendiri yakni Semen Padang FC,” katanya pada Katasumbar, Selasa (31/8).
Bagi dia, Semen Padang FC dan PSP Padang adalah tim besar yang penuh dengan sejarah. Saat ditanyai keinginannya melatih tim asal Sumbar tersebut, dia mengaku siap.
“Saya siap! saat dihubungi manajemen, hari itu juga saya pulang kampung dan menuju Semen Padang FC. Tapi persoalannya, apakah mereka mau memakai jasa saya?,” ucap dia sambil berkelakar.
Diketahui selama melatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo memegang teguh filosofi Minangkabau dalam meramu dan meracik tim.
“Berangkat dari rasa kekeluargaan. Saya membangun (Persiraja Banda Aceh) dengan konsep Family Team. Dimana di dalam sebuah tim, semua pemain harus saling menghormati,” ungkapnya.
Bagi dia, konsep dasar pembangunan tim tersebut berangkat dari filosofi kehidupan Minangkabau.
“Rasa kekeluargaan, kebersamaan, saling respect dan rasa saling membantu antar sesama pemain itu saya bangun dari apa yang saya dapatkan dari kecil sebagai putra asli Sumatera Barat,” sebut ayah 4 anak itu.
“Bagi saya, tidak ada pemain hebat, tidak ada pula pemain yang buruk. Kalaupun ada pemain yang berkemampuan lebih, dia harus membantu pemain yang kurang. Yang kurang, juga harus tahu diri kalau dia dibantu,” pungkas pelatih 56 tersebut.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

