KATASUMBAR — Risman Ariyanto Maring menjadi nama yang paling disorot setelah mencetak gol tunggal yang membawa Semen Padang FC meraih kemenangan perdana di Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027.

Pemain yang akrab disapa Ari Maring itu datang ke Semen Padang FC dengan reputasi sebagai pemain sayap yang mengandalkan kecepatan, agresivitas, dan kemampuan penetrasi dari sisi lapangan.

Lahir pada 15 Juni 1998, Ari Maring memiliki tinggi sekitar 175 sentimeter dan berposisi utama sebagai winger kanan. Ia juga bisa dimainkan di sisi kiri maupun sebagai pemain depan.

Perjalanan karier Ari Maring tidak langsung membawanya ke level teratas. Ia mengawali pembinaan di SSB Ideal Narmada, Lombok, sebelum bergabung dengan Bali United U-19 pada 2017. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan di sejumlah klub, termasuk Malang United, Persipal, Sulut United, Nusantara United, PSIM Yogyakarta, Borneo FC, FC Bekasi City, hingga PSMS Medan.

Pengalaman di Liga 2 menjadi salah satu modal pentingnya. Bersama PSIM Yogyakarta pada musim 2023/2024, Ari Maring mencatat 17 penampilan dan lima gol. Sementara pada musim 2025/2026 bersama PSMS Medan, ia tampil dalam 25 pertandingan dan mencetak empat gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Ari bukan sekadar pemain yang mengandalkan kecepatan. Ia juga memiliki naluri untuk masuk ke area berbahaya dan menciptakan peluang.

Kemampuan itu pula yang membuat Semen Padang FC merekrutnya untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Saat diperkenalkan, Ari Maring disebut sebagai winger yang memiliki kecepatan tinggi dan kemampuan penetrasi untuk menambah variasi serangan Kabau Sirah.

Kini, Ari mulai membayar kepercayaan tersebut.

Golnya pada laga perdana menjadi sangat berarti karena bukan hanya menghasilkan tiga poin, tetapi juga menjadi kemenangan pertama Semen Padang FC setelah kembali berlaga di Liga 2.

Bagi Ari Maring, gol tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan baru bersama Kabau Sirah. Setelah berpindah dari satu klub ke klub lain dalam beberapa musim terakhir, pemain bernomor punggung 19 itu kini memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu bagian penting dari upaya Semen Padang FC kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dengan usia yang masih 28 tahun, pengalaman panjang di kompetisi nasional, serta karakter bermain yang agresif dari sektor sayap, Ari Maring berpotensi menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan dalam perjalanan Semen Padang FC musim ini.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.