KATASUMBAR – Tingkat hunian hotel di Bukittinggi saat ini sedang mengalami penurunan.
Salah satu penyebab penurunan disinyalir akibat keputusan pemerintah yang melarang mudik.
Caretaker Ketua PHRI Bukittinggi Syafroni Fallian mengatakan, tingkat hunian hotel sudah turun hingga 1 digit saja.
“Untuk PHRI saja, tingkat hunian sekarang sudah mulai 1 digit, seperti 10 persen, 9 persen saja. Sebelumnya hunian bisa 60 persen,” kata Syafroni, Senin 10 Mei 2021.
Syafroni mengatakan tidak terlalu mempermasalahkan menurunnya tingkat hunian ketimbang mewabahnya virus corona.
“Perlu kita garis bawahi, tidak apa tingkat hunian menurun asal Covid-19 tidak menjadi-jadi,” ungkapnya.
Kendati demikian, Syafroni optimis tingkat hunian bakal stabil jika Bukittinggi sudah berada di zona kuning atau hijau.
Ia pun mengatakan, kondisi sekarang sebenarnya sudah lebih baik ketimbang tahun sebelumnya yang bahkan memaksa hotel berhenti beroperasi.
Saat ini, ada lebih dari 70 hotel dan penginapan yang ada di Bukittinggi. Sementara, yang tergabung dalam PHRI baru sebanyak 25 persen.
Dalam kondisi normal, atau sebelum pandemi, jelang lebaran seperti ini biasanya tingkat hunian hotel sangat tinggi.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


