KATASUMBAR – Sitinjau Lauik terkenal sebagai jalan terekstrem di Sumatera Barat. Konturnya yang melintasi bebukitan membuat pengendara harus ekstra hati-hati.
Khususnya saat hujan, jalanan Sitinjau Lauik akan menambah kengerian yang jika tidak hati-hati bisa celaka.
Berkendara di Sitinjau Lauik, khususnya saat hujan membutuhkan konsentrasi lebih. Sebab tak jarang kecelakaan terjadi karena pengendara tidak fokus.
Kontur jalanan yang berbelok, bebukitan curam dan faktor lainnya adalah sedikit dari sekian banyak penyebab kecelakaan di lokasi itu.
Sehingga kelengkapan kendaraan dan fisik pengendara harus diperhatikan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Sebelum melewati Sitinjau Lauik, pengendara motor harus benar-benar memastikan kendaraan mumpuni untuk melibas trek sejauh 15 kilometer itu.
Tak cuma itu, pakaian dan kelengkapan pengendara juga sangat penting. Sebab jika salah perhitungan, pakaian bisa menjadi faktor penyebab kecelakaan.
Pastikan selama berkendara di Sitinjau Lauik, pengendara menggunakan pakaian yang nyaman.
Tapi faktor lain tak cuma pakaian, Katasumbar sudah merangkum tips-tips yang harus diperhatikan pengendara ketika melintasi Sitinjau Lauik kala hujan.
Berikut Tipsnya
Tips Mengendarai Motor di Sitinjau Lauik Saat Hujan
1. Gunakan Jas Hujan
Penggunaan jas hujan sangat penting. Selain untuk membuat pakaian pengendara tetap kering, jas juga meminimalisir penurunan suhu tubuh.
Penurunan suhu tubuh bisa menganggu konsentrasi pengendara motor. Sehingga sebelum melintas di Sitinjau Lauik, kelengkapan satu ini penting untuk dipastikan.
2. Keamanan Motor
Trek menanjak-menurun dan berbelok membuat mesin dan perangkat pendukung keamanan motor bekerja ekstra.
Pastikan sistem pengereman motor bekerja dengan baik, serta pastikan pula tekanan ban motor nyaman untuk dikendarai.
Khusus ban, berkendara dengan kondisi angin ban yang terlalu padat bisa membahayakan, lantaran akan mengurangi daya cengkeram ban saat melibas jalanan berkontur kasar.
Sebelum melintasi Sitinjau Lauik, pastikan angin ban terisi sesuai dengan indikator yang tepat.
3. Penerangan Motor
Selain sistem keamanan, pastikan pula sistem penerangan motor bekerja optimal.
Berkendara dengan menggunakan lampu akan membantu pengendara dari resiko kecelakaan.
Berkendara di Sitinjau Lauik pada saat hujan meskipun pada siang hari penting untuk menyalakan lampu, agar keberadaan Anda bisa diketahui oleh pengendara lain.
4. Jaga Jarak
Saat hujan, jarak pandang di Sitinjau Lauik sangat pendek. Bahkan cenderung tipis.
Pengendara penting untuk menjaga jarak iring untuk menghindari resiko kecelakaan.
Pengereman mendadak bisa sangat membahayakan lantaran kondisi jalan yang sangat licin.
5. Atur Kecepatan
Pada saat normal, laju kecepatan motor di Sitinjau Lauik biasanya antara 60 hingga 80 km/jam.
Namun pada saat hujan deras, pengendara harus mengurangi laju motor menjadi 35 hingga 50 km/jam.
Berkendara dengan kecepatan lebih bisa membuat pengendara sulit mengendalikan motor, apalagi dengan kondisi jalanan yang licin.
Ingat, berkendara dengan aman lebih penting daripada berkendara dengan cepat. Sebab di jalan, apa saja bisa terjadi dan semua resiko harus dikurangi.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

