KATASUMBAR– Pengamat Politik asal Sumatera Barat, Najmuddin M Rasul mengungkapkan, Demokrat mesti koreksi diri terkait isu usulan duet Anies- Cak Imin.

Hal itu disampaikan, Najmuddin M Rasul menanggapi, kandasnya hubungan koalisi Nasdem dengan Demokrat, pasca ada isu usulan duet Anies-Cak Imin.

Ia mengatakan, dalam politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi. Semuanya bisa berubah, dan hal itu merupakan hal yang biasa dalam Pemilu.

“Bahkan nama Bacapres pun bisa berubah. Inilah dinamika politik. Politik itu sulit diprediksi. Tidak ada kawan yang abadi dan tidak ada pula lawan selamanya,” ungkap Dosen Komunikasi Politik UNAND Padang ini pada KATASUMBAR.

Terkait adanya usulan Ketum Surya Paloh menduetkan Anies-Cak Imin, Demokrat mesti koreksi diri.

Menurutnya, jika benar usulan itu terjadi, belum tentu sebuah penghianatan.

Namun, bagaimana Demokrat bisa mengoreksi diri, saat ini sudah sejauh mana mendukung Anies.

“Demokrat harus koreksi diri. Apakah selama ini full dukung Anies? Inilah politik,” ujarnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.