KATASUMBAR – Sejumlah kejadian orang hilang di hutan terjadi di Sumbar. Peristiwa ini kemudian menyita perhatian publik.
Sebabnya, yang hilang ini berjumlah banyak, atau dalam sebuah rombongan besar.
KATASUMBAR merangkum beberapa peristiwa menggemparkan tentang hilangnya rombongan di dalam hutan di Sumbar, Jum’at 26 Agustus 2022.
1. Gamawan Fauzi hilang di Bukit Barisan
Peristiwa ini terjadi Agustus 1999. Saat itu, Gamawan Fauzi menjabat Bupati Solok.
Rombongan ini berjumlah 115 orang, termasuk sejumlah pejabat di Kabupaten Solok.
Dilansir dari VIVA.CO.ID, Mantan Mendagri itu bersama rombongan masuk hutan Bukit Barisan dengan tujuan Lubuk Minturun Padang.
Mereka napak tilas perjuangan dari Nagari Paninggahan Solok. Dalam kondisi normal, jalan tersebut bisa tembus selama 18 jam.
Celakanya, di tengah perjalanan, mereka diserang tawon tanah. Rombongan terpecah menjadi 3. Gamawan dan 115 rombongan, tersesat hingga 5 hari sebelum akhirnya tim sar menemukan mereka dengan kondisi kekurangan makanan.
Selama tersesat, rombongan hanya makan seadanya, dan tidur di tengah hutan. Mereka selamat dari hutan bernama Bukik Sambuang.
2. 84 Warga Suayan Hilang di Hutan
84 warga Suayan, Kabupaten 50 Kota dinyatakan hilang Sabtu 3 Oktober 2020.
Mereka hilang di Bukit Barisan, dalam perjalanan napak tilas rute Suayan menuju Kamang Magek.
84 orang itu hilang seharian, baru ditemukan pada keesokan harinya sekitar pukul 19.00 WIB.
Mereka hilang di sebuah hutan yang berjarak 4 kilometer dari Suayan. Mereka selamat, namun gagal menyelesaikan misi untuk sampai ke Kamang Magek menembus hutan.
3. Rombongan Ketua DPRD Solok
Peristiwa ini terjadi Sabtu 25 Mei 2013, saat itu rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Solok Syafri, berangkat dari Koto Sani, Kecamatan X Koto Solok.
Tujuannya adalah Padang, dengan rute menembus Bukit Barisan untuk napak tilas. Prakiraannya, mereka akan tiba di Padang keesokan harinya. Lokasi hilangnya rombongan ini, hampir sama dengan rombongan Gamawan Fauzi.
Dilansir dari Detik.news, tak ada satu pun dalam rombongan yang berjumlah 40 orang ini berhasil sampai tepat waktu.
Dalam perjalanan, rombongan terpecah menjadi 2. Rombongan pertama yang berisi 19 orang, ditemukan Tim Sar lebih awal. Sementara 21 lainnya, termasuk Ketua DPRD ditemukan belakangan.
Total mereka hilang selama 2 hari, selama hilang, mereka terpaksa bertahan di hutan dengan bekal seadanya dan ganasnya cuaca. Semuanya selamat.
4. 6 Petualangan Tersesat di Hutan Gunung Tandikek
Sebanyak 6 petualang tersesat di Hutan Gunung Tandikek pada Minggu 6 November 2016 lalu.
Ke 6 petualang itu terdiri dari 5 warga Kecamatan Ampek Angkek Agam dan 1 pemandu asal Gantiang Tanah Datar.
Petualangan ini berangkat menuju Hutan Gunung Singgalang dengan tujuan Malibo Anai, prakiraan waktu tempuh 6 jam perjalanan menembus hutan.
Mereka tersesat pada ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut, dan terpaksa bertahan hidup dengan makan seadanya serta di bawah terpaan hujan.
Esoknya, tim berhasil menemukan mereka, dan semuanya berhasil selamat.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

