KATASUMBAR – Survei Indikator Politik Indonesia menemukan fakta menarik dalam survei yang dilakukan pada 26 Juni hingga 10 Juli 2023 lalu.

Dalam survei itu, tercatat bahwa angka kepuasan masyarakat Sumbar dengan kinerja Presiden Jokowi mencapai 55 persen.

Adapun survei ini dilakukan pada 2 dapil dengan total responden mencapai 1.620 orang.

Metode survei dilakukan dengan wawancara secara tatap muka, dengan margin of error survei yakni +/- 2,7% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Berdasarkan data, jumlah masyarakat yang menyatakan sangat puas dan cukup puas dengan kinerja Jokowi mencapai 55,4 persen.

Sedangkan yang menjawab survei dengan jawaban kurang puas dan tidak puas mencapai 38,6 persen, 6 persen sisanya tidak tahu atau tidak menjawab.

Kendati demikian, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, menyebut, angka itu masih lebih rendah dari angka nasional.

“Jadi mereka yang puas terhadap kinerja Jokowi di tingkat nasional 81% data kami terakhir, di Sumbar, hanya 55% yang puas,” katanya, Kamis (3/8).

Kemudian, Burhanuddin mengatakan temuan ini baru pertama kalinya terjadi.

Menurutnya, approval rating atau kepuasan masyarakat Sumbar atas kinerja Jokowi tidak pernah setinggi tingkat nasional.

“Saya kira baru belakangan approval rating Pak Jokowi di Sumbar di atas 50%, biasanya di bawah 50%, ini kali pertama nih.”

“Mungkin beberapa survei terakhir kita di Sumbar approval rating Pak Jokowi melampaui 50% meski tidak setinggi di tingkat nasional,” ucapnya.

Prabowo Efek

Burhanuddin sendiri menduga meningkatnya kepuasan masyarakat Sumbar atas kinerja Jokowi berkaitan erat dengan Prabowo.

Ia menyebut, momen itu bertepatan masuknya Prabowo ke dalam Pemerintahan Jokowi, sebagai Menteri Pertahanan.

Menurut di, Prabowo memengaruhi sangat besar tingginya kepuasan masyarakat Sumbar atas kinerja Jokowi.

“Nanti bisa dianalisis apa penyebabnya, apakah masuknya Gerindra ke dalam pemerintahan Jokowi turut beri sentimen positif.”

“Karena Sumbar itu basis pemilih Gerindra sangat besar,” ujar dia.

Diketahui, pada dua periode Pilpres, Jokowi selalu menelan kekalahan telak di Sumbar.

Prabowo Subianto selalu mendominasi perolehan suara di dua edisi pilpres sebelumnya yakni 2014 dan 2019.

Diketahui pada Pemilu 2014 lalu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang mendapatkan 1.797.505 suara atau 76,9 persen.

Sedangkan rivalnya, Joko Widodo bersama Jusuf Kalla hanya memperoleh 539.308 suara atau 23,1 persen di Sumbar.

Pada Pilpres 2019, Prabowo dengan Sandiaga Uno memperoleh 2.488.733 suara atau 85,95 persen mengalahkan Jokowi-Ma’ruf Amin dengan perolehan 407.671 suara atau 14,5 persen.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.