KATASUMBAR – Rumah Makan Padang Payakumbuah milik Selebgram Arief Muhammad telah dibuka.

Bisnis kuliner khas Minangkabau ini ia lakoni setelah mendapat gelar Duta Nasi Padang.

Gelar itu disematkan pada Arief oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

Tujuan penyematan gelar ini adalah demi mempromosikan Nasi Padang sebagai produk penunjang wisata Sumbar.

Apalagi, Arief sendiri memang keturunan Minangkabau yang berasal dari Payakumbuh.

Setelah disematkan gelar itu oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, ia pun bergegas membangun bisnis tersebut.

Rumah makan bikinannya tersebut pun dinamai Padang Payakumbuah.

Lokasi restoran ini terletak di kawasan Ciater Raya, Serpong Tangerang Selatan.

Rumah makan Padang Payakumbuah ini pun telah mulai dibuka pada Kamis (14/7) kemarin.

Namun baru dibuka dan bisa dikunjungi masyarakat umum pada Senin (18/7).

Sebagai pebisnis yang juga merupakan putra keturunan Minangkabau, Arief ingin menjaga cita rasa Sumatera Barat di rumah makan miliknya.

Salah satu komponen ke-Minangkabau-an yang ia jaga lewat rumah makannya tersebut adalah beras.

BACA BERITA TENTANG RUMAH MAKAN ARIEF MUHAMMAD DISINI

Demi menjaga cita rasa asli masakan Minang, ia pun mendatangkan langsung beras dari Solok.

Beras Solok memang terkenal sebagai varietas terbaik di Sumatera Barat.

Selain beras, Arief juga mendatangkan bahan-bahan pengolah makanan langsung dari Sumbar.

Adapun bahan-bahan tersebut adalah cabe dan kelapa. Tujuannya demi menjaga cita rasa.

Tidak hanya itu, makanan di RM Padang Payakumbuah ini juga dimasak oleh ibu-ibu dari Bukittinggi.

Jadi dipastikan rasa masakannya sama dengan yang asli di tanah Minangkabau.

Harga Makanan di Rumah Makan Padang Payakumbuah

Bahan-bahan yang didatangkan langsung dari Sumbar tentu akan membuat harga makanannya jauh lebih tinggi.

Sebab rata-rata rumah makan khas Minang di Jabodetabek mematok harga tinggi untuk rasa yang lebih lezat.

Namun, ternyata Arief Muhammad membanderol harga makanan di RM Padang Payakumbuah tidak begitu tinggi.

BACA BERITA TENTANG RUMAH MAKAN ARIEF MUHAMMAD DISINI

Hal ini diketahui dari kunjungan Detik.com beberapa waktu lalu.

Dalam laporan Detik, puluhan lauk tersedia di sini dengan rata-rata harga Rp 0 ribu hingga Rp25 ribuan per porsi.

Adapun menu andalan disana adalah Ikan Salai (Rp
12 ribu) yang dibawa langsung dari Sumatera Barat.

Olahan ikan asap ini diberi bumbu balado dengan irisan cabe-cabe merah yang menggiurkan.

Ikan salai punya tekstur liat saat dirobek, namun terasa empuk dan kenyal ketika digigit.

Aroma dan rasa ‘smoky’ langsung tercecap begitu ikan ini mendarat di mulut.

Balutan cabe merahnya tak terlalu pedas. Selain rasa ‘smoky’, cita rasa daging ikannya sendiri cenderung tawar, gurih renyah saja.

Kemudian ada Dendeng Batokok (Rp 25 ribu) juga jadi menu jagoan di sini.

Tersedia dalam pilihan bumbu cabe merah (lado merah) dan cabe hijau (lado ijo). Dendeng dibakar langsung di depan area rumah makan.

Dendengnya sendiri berukuran lumayan besar dengan bumbu cabe merah yang agak berminyak.

Saat dicicip, rasa gurih khas minyak kelapa langsung mendominasi mulut.

Lauk-lauk ini paling enak ‘dijodohkan’ dengan nasi hangat (Rp9 ribu per porsi) dan pelengkap sayur kapau (Rp10 ribu), daun singkong rebus (Rp8 ribu), dan sambal hijau (Rp8 ribu).

Sayur kapaunya terdiri dari irisan kacang panjang dan kol.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.