KATASUMBAR – Ibu dan Anak warga Kajai dilaporkan meninggal dunia akibat rentetan gempa yang mengguncang Pasaman, Jumat (25/2) pagi WIB.
Menurut informasi yang dihimpun Katasumbar, mereka termasuk dua dari tiga korban yang meninggal dunia.
Ketiganya meninggal sunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah.
Adapun dari 3 orang tersebut merupakan warga Kampung Jembatan Panjang dan Kampung Pasa Lamo Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.
Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Nagari Kajai, Oki Nofrizal. Ia mengatakan, ketiganya telah dievakuasi.
Oki menyebut, ketiga korban ini ditemukan dan dievakuasi oleh masyarakat setempat dari reruntuhan.
“Mereka meninggal dunia saat sedang menyelamatkan diri,” katanya pada Katasumbar, Jumat siang.
Dua dari tiga korban itu merupakan ibu dan anak yang tinggal dalam satu rumah.
Mereka merupakan korban warga Kampung Jembatan Panjang, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.
“Saat ditemukan warga korban sudah tidak bernyawa. Kemudian langsung dievakuasi,” sebut Oki.
Adapun sang anak diketahui masih berumur 1,5 tahun, sedangkan si Ibu meninggal dunia dalam kondisi hamil.
“Sedangkan sang Ibu diketahui sedang hamil. Tapi untuk data lengkap korban belum kami terima,” ungkap Oki.
“Sekarang kami sedang menghimpun data kerusakan dan semua korban yang meninggal maupun luka-luka sudah dievakuasi,” tambahnya.
Diketahui sebelumnya, gempa darat mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar pada Jumat pagi.
Dari data BMKG, gempa pertama bermagnitudo 5.2. Gempa itu terjadi di wilayah 18 kilometer Timur Laut Pasaman Barat.
Kedalaman gempa adalah 10 kilometer di lokasi 0.14 LU, 99.99 BT.
Gempa pertama ini terasa cukup kuat, dan banyak warga di beberapa daerah di Sumbar merasakan guncangan tersebut.
Selain di Pasaman Barat, gempa itu juga terasa di kawasan Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Selain itu, gempa tersebut juga terasa hingga ke Kota Padang Panjang.
Pada pukul 08.39 WIB, atau empat menit dari kejadian itu, gempa kedua kembali guncang Pasaman Barat.
Gempa itu lebih besar dan bermagnitudo 6.2 yang terjadi di wilayah 17 kilometer Timur Laut Pasaman Barat.
Gempa berkedalaman 10 kilometer itu terjadi di wilayah 0.15 LU, 99.98 BT.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


