KATASUMBAR – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Jumat (11/11) membuat sejumlah kawasan mulai tergenang.

Menurut informasi yang dihimpun Katasumbar pada sore WIB, genangan air menutupi ruas jalan.

Genangan ini membuat lalulintas pun tersendat. Seorang pengendara, Krisna (33) mengatakan, genangan air membuat kemacetan pun mengular.

“Tadi di kawasan Lolong airnya sudah tinggi. Banyak motor yang mogok dan pengendara mobil tak berani lewat,” katanya pada Katasumbar.

Menurut pantauan Krisna, kemacetan mengular dari arah pertigaan Pasar Pagi, Padang Barat hingga Ulakkarang.

“Mungkin nanti bakal lebih parah lagi macetnya, soalnya masih deras,” ungkap dia.

Senada dengan Krisna, masyarakat di kawasan Belanti juga mengungkapkan hal demikian.

Salah seorang warga, Vio (28) mengaku jalanan di sekitaran Belanti, Padang Barat juga terendam.

“Ketinggian airnya beragam, ada yang semata kaki ada yang hampir sebetis orang dewasa. Itu akibat air dari parit meluap ke jalan,” jelas dia.

Warga yang ada di kawasan itu pun, sebut Vio mulai waspada. Masyarakat bersiaga jika genangan air makin tinggi dan masuk ke rumah.

“Barang-barang sudah diselamatkan ke tempat yang lebih tinggi. Dengan cuaca seperti ini, kemungkinan banjirnya tinggi,” bebernya.

Genangan air yang menimbulkan kemacetan lalulintas juga terjadi di jalan Jhoni Anwar, Lapai hingga ke Simpang Tinju.

BACA BERITA UPDATE SEPUTAR KONDISI KOTA PADANG DISINI

Jalanan Seperti Sungai

Beda dengan kondisi di pusat Kota Padang, genangan air di kawasan Lubuk Kilangan lebih parah.

Air yang menutup akses jalan di Lubuk Kilangan, tepatnya di kawasan Padang Besi mengalir deras di permukaan jalan.

Kondisi ini bahkan membuat satu tiang listrik di sekitaran lokasi tersebut roboh dan menutup akses jalan dari arah Padang menuju Solok.

“Pengendara yang datang dari arah pusat Kota Padang harus memanfaatkan jalur satunya agar bisa lewat.”

“Lagipula, air yang mengalir di jalan cukup deras, sudah seperti sungai, dan membahayakan pengendara,” ulas seorang warga, Rizki (26).

Tingginya debit air di permukaan jalan dan adanya tiang listrik yang roboh sebut dia, membuat lalulintas juga tersendat.

“Karena pengendara cuma memanfaatkan satu jalur, maka lalulintasnya jadi padat. Situasinya ramai lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, prakirawan BMKG Sumbar memprediksi hujan deras masih akan mengguyur Kota Padang hingga pukul 19:00 WIB nanti.

BMKG pun meminta masyarakat waspada dengan ancaman bencana hidrologis seperti banjir dan longsor.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.