KATASUMBAR – Seorang mantan juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud putuskan maju di Pilkada Kepulauan Mentawai.
Dia adalah Rinto Wardana Samaloisa, seorang pakar hukum yang sudah malang melintang di berbagai perkara hukum di Indonesia.
Rinto pun sudah mendaftar ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Mentawai, pada 4 Mei 2024 lalu, dan sudah menyerahkan berkas pendaftaran pada hari yang sama.
Adapun alasannya terjun dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah adalah karena Rinto ingin membangun kampung halamannya sendiri, tempat dia lahir dan tumbuh.
“Saya terpanggil untuk membangun kampung halaman. Setelah merantau menempuh pendidikan dan karir selama 21 tahun,” katanya pada Katasumbar.
Dari tanah rantau, Rinto mengaku pembangunan Mentawai selama ini kurang massif. Sementara banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.
Peluang-peluang yang dimiliki Mentawai itu, sebut Rinto, selama ini kurang tergarap maksimal, sehingga membuat ekonomi tanah Sikerei itu jauh tertinggal dari daerah lain.
“Makanya saya ingin membawa sesuatu yang baru untuk Mentawai, sebuah perubahan, yang mungkin selama ini belum ada dan tergarap maksimal,” ucapnya.
Salah satu yang menjadi sorotan Rinto adalah pada sektor pertanian. Bagi dia, selama ini masyarakat Mentawai hanya fokus pada penanaman saja.
“Misal tanaman Pisang. Selama ini masyarakat diminta untuk menanam Pisang dengan jumlah besar.”
“Tapi tidak disediakan cara agar hasil dari tanaman tersebut bisa terserap oleh pasar, atau menjadikan produk olahan barang yang siap dipakai pengguna,” jelasnya.
Kemudian di sektor pembangunan infrastruktur. Menurut Rinto, pembangunan Mentawai harus lebih massif.
Sebab, infrastruktur menjadi penunjang perekonomian masyarakat di berbagai bidang. Baik di sektor pertanian, dan pariwisata.
“Infrastruktur perlu ditingkatkan lagi, seperti jalan dimana jalan ini dibangun untuk menghubungkan seluruh dusun, desa, dan kecamatan.”
“Sampai saat ini banyak kampung yang belum terkoneksi satu sama lain. Sehingga pembangunan jalan antar kampung jadi prioritas utama,” beber pria umur 42 tahun ini.
Sosok Rinto Wardana
Rinto adalah pengacara kondang asal Sumatera Barat. Ia tumbuh besar di desa kecil bernama Beleraksok, Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai.
Rinto kecil lahir pada 18 Januari 1982 lalu. Tumbuh besar di keluarga yang sederhana di tanah Sikerei itu.
Kendati tumbuh di daerah yang minim fasilitas, semangat Rinto kecil untuk mengenyam pendidikan sangatlah besar.
Kehidupan pendidikan Rinto dimulai dari SD Inpres Beleraksok, kemudian ke SDK Vincentius Sikakap, dan tamat di SDN 21 Makalo Sikakap.
Setelah menyelesaikan sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikan di SMP 1 Pagai Utara Selatan, dan berakhir di SMA 1 Pagai Utara Selatan.
“Waktu kecil, saya berbeda dengan anak-anak Mentawai kebanyakan. Saya ingin berubah, dan pendidikan adalah jalan yang bisa membantu saya mewujudkan perubahan itu,” katanya.
Setelah menyelesaikan sekolah di tingkat atas, Rinto lantas mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di tingkat universitas.
Kesempatan itu pun ia jalani sebagai mahasiswa undangan.
Kesempatan demikian ia dapatkan dari sang kepala sekolah di SMA 1 Pagai Utara Selatan.
“Saya mendapatkan kesempatan belajar sebagai mahasiswa undangan di Universitas Jember. Itu berkat kepala sekolah saya, yang memiliki koneksi langsung dengan program tersebut,” ungkapnya.
Mendapatkan hal demikian, Rinto pun lantas meninggalkan kampung halamannya. Hidup jauh dari orang tua, demi bisa melanjutkan pendidikan.
“Itu adalah keputusan yang tidak mudah. Sebab saya harus bertahan hidup sendirian di rantau.”
“Tapi di satu sisi, saya ingin berubah. Saya ingin mematahkan stigma negatif yang melekat pada orang-orang Mentawai,” jelasnya.
Kuliah di Jember
Selama berkuliah di Jember, hidup Rinto tidak berjalan mulus. Sebab selain pendidikan, ia juga harus memikirkan bagaimana bisa bertahan hidup.
Tapi tekad Rinto tak surut. Berbekal dari beasiswa yang ia dapatkan, ia bisa bertahan hidup sendirian, dan menyelesaikan kuliah.
“Saya bertahan hidup dari biaya beasiswa. Ya di kampus kan banyak tuh informasi beasiswa, itulah yang saya coba manfaatkan,” kenangnya.
Selama kuliah di Jember, Rinto menyadari banyak hal. Bahwa pendidikan berperan penting dalam kehidupan.
“Niat saya cuma satu: berubah. Saya tidak ingin seperti orang Mentawai kebanyakan, yang hidup dengan hasil alam nya yang kaya. Saya tidak ingin hidup nyaman dengan kekayaan itu,” papar Rinto.
Setelah merampungkan pendidikan Hukum di Universitas Jember tahun 2008, ia pun langsung melanjutkan pendidikan di tingkat master.
“Sebelumnya saya sempat bekerja sebagai karyawan di perusahaan IT. Lalu kemudian memutuskan untuk lanjut kuliah,” kata Rinto.
“Setelah bekerja di perusahaan IT, saya pindah ke perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan. Jadi kuliah sambil kerja,” imbuhnya.
Jadilah pada tahun 2011, Rinto menempuh pendidikan di Universitas Pancasila Jakarta, dan resmi menyandang gelar Master Ilmu Hukum 4 tahun setelahnya.
Doktor Hukum Pertama dari Mentawai
Setahun setelah menyelesaikan program Master, bekal yang ia dapatkan sebagai karyawan perusahaan pertambangan, memudahkan jalan Rinto untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat Doktoral.
Program tersebut ia geluti di Universitas Pelita Harapan, salah satu kampus mentereng di ibukota negara.
Namun kesibukan dalam pekerjaan membuat Rinto cukup lama menyelesaikan program tersebut.
Apalagi setelah keluar dari perusahaan pertambangan, Rinto memulai karir sebagai pengacara dengan membuka firma hukum Rinto Wardana Law Firm.
Intensitas pekerjaan yang tinggi sebagai pengacara, membuat Rinto sedikit kesulitan membagi waktu demi bisa menyelesaikan kuliah.
Hingga pada akhirnya pada tahun 2021 lalu, ia berhasil lulus dan menyandang gelar doktor di depan namanya.
“Ini adalah pencapaian terhebat saya. Apalagi kini, saya tercatat sebagai putra Mentawai pertama yang menyandang gelar Doktor Hukum,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


