KATASUMBAR – Mantan Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumbar mengkritik kondisi infrastruktur di Kota Padang, khususnya di Pantai Padang.
Mantan Dirlantas Polda Sumbar tersebut adalah Brigjen Pol Singgamata, yang kini menjabat sebagai Kasat Manggala Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Ragam macam kritikan ia sampaikan lewat akun Instagram pribadi @singgamata, Kamis (18/5) kemarin.
Lewat video unggahan di akun pribadi, Singgamata menyoroti beberapa fasilitas di Pantai Padang. Salah satunya adalah jogging track.
“Sudah bagus jogging tracknya, tapi masih terputus-putus,” katanya dalam video yang diunggah.
Singgamata menyebut, dirinya adalah salah satu pihak yang mengusulkan pembuatan jogging track di Pantai Padang.
“5 tahun lalu pernah saya usulkan agar Jogging Track diperbaiki sebagai sarana untuk masyarakat umum, sebagai penambah daya tarik wisata,” tulisnya di kolom keterangan.
Namun hingga kini menurut dia, fasilitas jalur jogging itu malah tidak berubah. Bagi dia, sama saja dengan 5 tahun lalu.
“Hari ini 18 Mei 2023 ngga jauh berbeda kondisinya. 5 tahun sudah, ngga berubah,” beber dia.
Dalam video, ia menyarankan agar jogging track tersebut dibuat saling tersambung, seperti di kawasan pasar ikan.
“Padahal disambung bisa. Apa susahnya ditambah sampai kesini? Kalau dirapikan kan bagus.”
“Kalau dirapikan, kan bagus. Kalaupun ini pasar ikan, masyarakat akan lebih senang. Ini trotoar tidak ada.”
“Kemana saja ini yang berwenang mengurus ini? nggak jelas!,” tegasnya.
“Kenapa sih nggak diteruskan aja jogging tracknya? Apa nggak ada uang?” imbuhnya kemudian.
Sindir Pemerintah Daerah
Melihat kondisi infrastruktur, Singgamata pun menilai hal demikian jelas bukan kesalahan pemerintah.
Ia menyampaikan pendapat tersebut di kolom komentar. Namun, pernyataan itu hanyalah sindiran dari Polisi yang berpengalaman di bidang Lalulintas ini.
“Pasti ini bukan salah Pemda. Tapi ini jelas salah ‘nganu’ rumput yang bergoyang.”
“Orang-orang yang apatis, orang-orang yang lemah kepeduliaannya. Saya yakin Pemda sudah berbuat,” jelas dia.
Tak cuma sekedar menyindir pemerintah, ia juga merasa kasihan dengan masyarakat Kota Padang, sebab Pantai Padang punya daya tarik wisata.
“Kasihan masyarakat umum, kasihan Kota Padang. Ada potensi besar daya tarik wisata, tapi tidak dioptimalkan.”
“Saya harus mengadu ke siapa ya?,” pungkasnya.
Unggahan dari Singgamata ini pun ramai ditanggapi oleh warganet. Ada yang setuju, namun ada pula yang membantah.
Dari 100 lebih komentar, beberapa di antaranya ada yang turut menjelaskan pekerjaan pemerintah selama ini di Kota Padang.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


