KATASUMBAR – Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Najmuddin M Rasul menilai kepemimpinan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mulai rapuh.
Hal tersebut, lanjutnya, bermula pidato politik Megawati sewaktu deklarasi Ganjar sebagai Bacapres.
Megawati saat itu dengan tegas menyatakan, bahwa siapa yang tidak mendukung kebijakan untuk mendukung Ganjar, sebaiknya mundur saja atau dimundurkan.
“Disinilah saya melihat ada kesan bahwa ada kadernya yang tidak sejalan dengan garis kebijakan Megawati atau tidak setuju dengan kebijakannya,” katanya, Minggu (23/7/2023).
Ia menambahkan, dugaannya tersebut terbukti ada dua kadernya, yaitu Efendi Simbolon dan Budiman Sudjatmiko yang terang-terangan mendukung Prabowo sebagai Bacapres.
Kemudian Simbolon dipanggil DPP PDI-P untuk diminta klarifikasi. Hasilnya menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan statemen Effendi Simbolon adalah pendapat pribadi.
Sementara itu, elit-elit PDI Perjuangan, menyerang dan mengatakan bahwa Budiman sudjatmiko hanya sekedar mencari panggung baru. Sebab Budiman mantan aktivis.
“Saya menduga juga ada kader PDI Perjuangan yang sejalan dengan Effendi dan Budiman,” kata dia.
“Dari hal demikian, Saya membaca sekarang terjadi Faksi pro dan anti Megawati,” sambungnya.
Menurutnya, itu berawal dari kongres ke kongres PDI Perjuangan yang selalu menetapkan Megawati sebagai ketua umum, dengan demikian wajar saja, ada kader yang tidak sependapat dengan kebijakan Megawati.
“Menurut saya, membuat kadernya terutama kader muda risau dengan keberlanjutan PDI Perjuangan,” ujarnya.
Dari kasus Effendi Simbolon dan Budiman Sudjatmiko tersebut, ia menduga terjadi proses kerontokan Megawati dan PDI Perjuangan pada Pemilu 2024.
“Niat elit-elit PDI-P untuk menang Pemilu tiga kali (Hattrick) berturut-turut agak sulit,” ujarnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


