KATASUMBAR – Pada 2008 lalu, PSSI membuat program jangka panjang untuk pemain muda Indonesia.

Pemain terbaik hasil seleksi, menimba ilmu ke Uruguay dengan nama Sociedad Anonima Deportiva (SAD) Indonesia.

Selama 5 tahun (2008-2012) mengikuti Quinta Division (kompetisi junior Uruguay), banyak talenta tanah air telah lahir dari program pengusaha Nirwan Dermawan Bakrie itu. Sebut saja, Hansamu Yama, Rizky Pellu, Manahati Lestusen, Teja Paku Alam, Ryuji Utomo dan Alfin Tuasalamony.

KATASUMBAR merangkum pemain asal Sumbar yang pernah menimba ilmu di negara Diego Forlan itu. Lalu bagaimana karir mereka saat ini?

1. Alan Martha

Pemain kelahiran Padang Pariaman 28 silam memulai karir level junior di tim Medco U-15 Sumbar. Tampil bagus, Alan Martha berhak memperkuat Timnas U-16 di Kualifikasi Piala Asia U-16 2008.

Di Timnas U-16 Alan Martha digadang sebagai penyerang masa depan Indonesia. Puncaknya saat berhadapan dengan Vietnam di Stadion Lebak Bulus. Indonesia yang sempat tertinggal 0-1 saat itu, berbalik unggul 4-1. Alan Martha jadi bintang dengan mencetak quattrick.

Penampilan cemerlang Alan membuat dirinya masuk program jangka panjang PSSI, SAD Uruguay selama 3 tahun (2008-2010).

Pada 2011, Alan berseragam Persija. Dua tahun kemudian dirinya bergabung dengan Sriwijaya U-21 dan merengkuh gelar juara ISL U-21.

Masuk ke lever senior, karir Alan Martha meredup. Pada 2016, Alan berseragam Kalteng Putra. Tahun berikutnya, pemain identik dengan nomor punggung 11 ini bergabung dengan Celebest FC (dulu Villa 2000) dan Persikad Depok.

Tahun ini, belum ada kabar dimana Alan Martha bermain. Beberapa kali Alan terlihat bermain tarkam dan pertandingan silaturahmi di Sumbar.

2. Teja Paku Alam

Eks penjaga gawang Semen Padang FC Teja Paku Alam merupakan bagian dari tim SAD Uruguay 2011. Sama dengan Alan Martha, Teja juga pernah bermain di Liga Medco U-15 Sumbar. Kemudian pemain asal Pesisir Selatan menimba ilmu di PPLP Sumbar.

Setahun di SAD Uruguay, Teja bergabung dengan Sriwijaya U-21 pada musim 2012-2013. Teja sukses meraih gelar juara ISL U-21 saat itu.

Sukses di level junior, Teja naik kelas ke Sriwijaya senior. Di tim senior, Teja bermain selama 5 tahun (2013-2018).

Tahun berikutnya, Teja memilih pulang kampung dan berseragam Semen Padang FC karena Sriwijaya terdegradasi ke Liga 2.

Di Semen Padang, Teja hanya bertahan satu musim karena tim kebangaan masyarakat Sumbar itu juga degradasi ke Liga 2. Teja pun melanjutkan perjalanan karir sepakbolanya dan bergabung dengan Persib Bandung.

3. Randi Chandra

Randi tidak setenar dua nama di atas. Pemain asal Padang Pariaman ini sempat mencicipi belajar di negara yang sudah dua kali juara Piala Dunia itu.

Randi terpilih menjadi bagian SAD Uruguay pada 2011. Saat itu Randi yang sedang di Diklat Ragunan, berangkat bersama Teja Paku Alam.

Karir Randi tidak cemerlang. Tidak sampai Setahun di sana, Randi pulang kampung. Pemain berposisi gelandang serang ini lebih banyak main di kompetisi lokal.

Pada 2017, Randi sukses meraih juara Liga 3 Sumbar bersama Batang Anai FC. Pada 2018 dan 2019 runner up Liga 3 Sumbar bersama Batang Anai FC.

Kekinian, Randi yang merangkap sebagai pemain dan asisten pelatih Batang Anai FC tengah mempersiapkan Batang Anai FC untuk Liga 3 2020/2021.

4. Nofri Setiawan

Ia adalah generasi pertama tim SAD Uruguay dari Sumbar. Nofri salah satu pemain terlama menimba ilmu di Uruguay (2008-2012).

Alumni PPLP Sumbar ini memulai karir sebagai pemain Divisi 3 (Liga 3) pada 2008 sebagai pemain Persepar Padang Pariaman. Selepas itu, Nofri menghabiskan waktu 5 tahun bersama SAD Uruguay.

Pulang dari Uruguay, Nofri bergabung dengan Sriwijaya U-21 pada 2012. Bersama Sriwijaya, Nofri meraih juara ISL U-21.

Nofri pun naik ke Sriwijaya senior pada 2013. Di Sriwijaya senior hanya 1 tahun sebelum pindah ke Persikubar.

Pada 2014, Nofri berseragam Persija dan bertahan hingga sekarang.

5. Davitra

Davitra adalah bagian generasi pertama tim SAD Uruguay dari Sumbar. Cedera lutut yang membuat karir pemain dari PSTS Tabing ini redup.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.