KATASUMBAR – Demo besar mahasiswa dan ojol yang berlangsung sejak siang hingga sore di Bukittinggi berlangsung kondusif.
Tidak ada bentrokan antara aparat kepolisian dengan para pendemo yang berjumlah ribuan. Juga tidak ada kerusakan di fasilitas publik maupun Mapolresta Bukittinggi. Hanya ada aksi bakar ban, orasi dan pemasangan spanduk bentuk perlawanan terhadap keagresifan aparat.
Usai menyampaikan tuntutannya ke Polresta Bukittinggi, massa membubarkan diri.
Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly mengapresiasi aksi unjuk rasa yang berlangsung aman.
“Alhamdulillah, kami mengapresiasi pelaksanaan aksi hari ini yang berlangsung aman dan kondusif tanpa ada kegiatan yang mengganggu kepentingan umum,” ungkap Kapolresta, Sabtu 30 Agustus 2025.
“Kami sangat bersyukur sekali rekan-rekan dari elemen mahasiswa maupun ojol menyampaikan aspirasinya dengan baik,” sebut Ruly.
Ruly mengucapkan bela sungkawa atas kejadian yang menimpa Affan Kurniawan, dan meminta pemeriksaan terhadap personil yang terlibat dalam kematian pemuda berusia 21 tahun tersebut, bisa sama-sama dipantau.
“Polri akan melaksanakan dengan transparan sehingga hasilnya bisa diketahui,” sambungnya.
Dia mengatakan tuntutan yang disampaikan massa akan membuat Polri lebih memperbaiki diri dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara, tuntutan dari massa hari ini adalah fokus terhadap Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil rantis Brimob di Jakarta.
Seperti diketahui, Affan Kurniawan adalah seorang ojol yang dilindas mobil rantis pada Kamis 28 Agustus 2025.
Peristiwa ini memicu terjadinya unjuk rasa di sejumlah wilayah, termasuk di Indonesia.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


