KATASUMBAR – Sebagian besar wilayah Sumatera Barat diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga ekstrem. Kondisi ini terungkap berdasarkan hasil pemetaan distribusi curah hujan dari 61 pos hujan dan alat observasi utama (aloptama) yang memantau cuaca di berbagai daerah di Sumbar.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, hujan dengan intensitas sangat lebat terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Padang Pariaman (Ulakan Tapakis, AAWS Staklim, AWS BIM), Kabupaten Pasaman Barat (Gunung Tuleh, Sasak, AWS Pasaman Barat), Kota Padang (Muara Palam, Bandar Buat, Water Plan Semen Padang, AWS Maritim Bungus), Kota Pariaman, serta Kabupaten Pesisir Selatan (ARG Linggo Sari Baganti).
Sementara itu, hujan dengan kategori ekstrem terpantau mengguyur beberapa kawasan di Kota Padang, yakni Limau Manih–UNAND, Nanggalo, dan Lubuk Minturun. Dari seluruh titik pengamatan, curah hujan tertinggi tercatat di Limau Manih–UNAND dengan akumulasi mencapai 210,0 milimeter, yang masuk dalam kategori ekstrem.
BMKG mengingatkan, tingginya intensitas hujan tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah rawan.
Masyarakat Sumatera Barat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah rawan bencana saat hujan lebat, serta terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipasi sejak dini.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


