KATASUMBAR – Cuaca buruk yang telah berlangsung sejak sepekan terakhir, membuat tangkapan ikan nelayan di Kecamatan Tanjung Mutiara Agam terus menurun.
Sejumlah nelayan mengeluhkan hal ini dan berharap cuaca membaik sehingga bisa kembali berlayar menangkap ikan.
“Benar, cuaca buruk sehingga gelombang tinggi dan berdampak sedikitnya tangkapan kita,” sebut Agus, salah satu nelayan, Rabu 10 Maret 2021.
Ia mengatakan, kalau cuaca bagus, Agus mampu menangkap sekitar 100 kilogram ikan setiap kali berlayar.
“Dengan kondisi seperti ini, hasil ikan berkurang menjadi 30 kilogram saja. Jauh berkurangnya memang,” imbuhnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanjung Mutiara Arman Aciak juga membenarkan hal ini. Ia menyebut, kondisi tangkapan ikan masih belum stabil.
Kendati demikian, katanya, sejauh ini kondisi tersebut belum terlalu mempengaruhi harga pasar. Tapi, jika kondisi berlanjut tentu akan berdampak lebih luas.
“Ini memang faktor musim, tapi dalam pengamatan kami harga masih stabil walau tangkapan ikan menurun,” ucapnya.
Kecamatan Tanjung Mutiara merupakan satu-satunya wilayah Agam yang memiliki garis pantai sepanjang 43 kilometer.
(AMC)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

