KATASUMBAR – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta kompetisi olahraga antar kampung (tarkam) difasilitasi oleh negara.
Khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang dinilai oleh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia itu sebagai bentuk ajang scouting.
Dengan perhatian demikian, menurut dia, pemerintah bisa menemukan bakat-bakat yang terpendam di pelosok negeri.
Bakat-bakat tersebut sejauh ini belum terpantau melalui kompetisi resmi yang diselenggarakan induk cabang olahraga.
“Di kampung-kampung kami melihat sebenarnya banyak bakat-bakat terpendam yang perlu penyaluran kompetisi resmi.”
“Oleh karena itu, sekiranya ada wadah resmi yang dinaungi Kemenpora agar, bakat-bakat itu mampu muncul ke permukaan,” katanya.
Menurut dia, dengan campur tangan pemerintah pusat, atau Kemenpora, dapat menyumbang calon atlet potensial.
Mereka berpotensi membela bangsa dan negara di tingkat internasional, khususnya di cabang sepakbola, volly dan bulutangkis.
“Dahulu banyak atlet-atlet bereputasi nasional, muncul dari kompetisi tingkat desa, seperti pesepakbola nasional Ramang dari Sulawesi Selatan.”
“Nah semangat itulah yang kami usulkan untuk dimunculkan kembali,” katanya.
Ia melanjutkan, jika kompetisi tingkat desa secara resmi digelar, hal itu bisa meresmikan olahraga rakyat.
Selain itu, juga memberi peluang kepada pemandu bakat untuk menemukan calon atlet berkualitas.
“Semoga usul kami ini dapat menjadi pertimbangan Pak Menpora. Kami yakin Pak Menpora punya frekuensi yang sama dengan kami.”
“Sehingga usulan tersebut bisa untuk segera dapat kita realisasikan secara bersama-sama,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


