KATASUMBAR – Pakar psikologi anak, Seto Mulyadi alias Kak Seto menyoroti serisu kasus kematian Afif Maulana, remaja 13 tahun di Kota Padang.

Ia menyayangkan dugaan tindakan penyiksaan yang dilakukan petugas terhadap Afif Maulana dan sejumlah remaja lainnya tersebut.

Dengan adanya dugaan tersebut, Kak Seto pun menyarankan agar Polda Sumbar rutiin memeriksa mental para personelnya.

Saran tersebut disampaikan Kak Seto, demi mencegah terjadinya tindakan kekerasan terhadap anak.

“LPAI menyarankan agar ada pemeriksaan rutin dari anggota Polri. Jadi, bukan hanya pemeriksaan fisik, namun pemeriksaan mentalnya juga perlu,” katanya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan mental penting dilakukan, terutama bagi polisi-polisi muda.

Tujuannya agar setiap polisi tidak mudah marah sehingga dapat berbuat kekerasan atau melakukan penganiayaan terhadap warga sipil terutama anak-anak.

Kak Seto juga mengatakan bahwa pihaknya mendukung langkah kepolisian menindak segala bentuk kenakalan remaja termasuk tawuran.

Namun, tindakan itu juga harus mengedepankan tindakan persuasif dan ramah anak.

“Sekali lagi harus ramah anak. Saya mohonkan tidak ada kekejaman, tidak ada emosi dan sebagainya terhadap anak-anak,” harap dia.

Sebelumnya diketahui, ribut-ribut kematian Afif Maulana kian menguat, pasca hasil penyelidikan Polda Sumbar yang menyebut penyebab kematian Afif akibat terjun ke Batang Kuranji.

Afif melompat dari jembatan setinggi 15 meter itu demi menghindari sergapan petugas Polisi yang sedang membubarkan aksi tawuran pada 9 Juni lalu.

Namun fakta itu kemudian dibantah oleh LBH Padang, yang mewakili pihak keluarga Afif.

LBH Padang membantah hasil penyelidikan Polda Sumbar tersebut dengan kondisi jenazah Afif yang tidak seperti habis terjatuh dari ketinggian.

Menurut LBH Padang, luka yang terdapat pada tubuh Afif bukanlah luka akibat terjatuh, melainkan penyiksaan.

Terkait hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun meminta agar proses otopsi Afif diulang.

Tujuannya, agar penyelidikan penyebab kematian Afif terbuka dan transparan.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.