KATASUMBAR – Belasan massa aksi dari Pergerakan Milenial Minang (PMM) menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Barat, jalan S. Parman, Rabu (25/8) sore.

Aksi ini digelar untuk mendesak DPRD membatalkan renovasi rumah dinas serta pagar rumah dinas DPRD Sumbar yang menghabiskan anggaran yang besar.

Dalam aksinya, PMM menilai Ketua DPRD Sumbar, Supardi tidak memiliki empati dan kepekaan di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Kebijakan yang tidak mementingkan masyarakat Sumbar di tengah pandemi yang memakan anggaran yang cukup besar dan merusak marwah legislatif sebagai representatif perwakilan masyarakat,” kata Ketua Umum PMM, Fikri Haldi.

Massa aksi mendorong agar DPRD Sumbar mengedepankan kebijakan Sense of Crisis serta tidak bertele-tele.

“Setiap keputusan dilandaskan prinsip kemanusiaan dan saling menghargai agar tidak terjadi drama-drama yang memprovokasi masyarakat Sumbar,” jelas dia.

Dengan begitu, mereka menuntut DPRD Sumbar membatalkan seluruh kebijakan yang telah disahkan dan memakan anggaran yang cukup besar.

“Kami juga mendesak agar Ketua DPRD Sumbar mundur dari jabatannya dan tidak cukup dengan meminta maaf karena telah merusak marwah legislatif,” sebut Fikri.

Selain itu PMM juga mendesak agar seluruh stakeholder mengeluarkan kebijakan yang mengedepankan kepentingan masyarakat Sumbar.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.