KATASUMBAR – Prestasi membanggakan berhasil diukir mahasiswa Indonesia di Chicago Amerika dalam kompetisi Developing Solutions for Developing Countries (DSDC).
Kedua mahasiswa ini adalah Marcellus Arnold dan Yolanda Victoria Rahagukguk. Keduanya adalah mahasiswa program doktoral Indonesia dari Poznan University of Life Sciences, Polandia.
Mereka juara 1 dalam kompetisi pangan global itu setelah membawakan Dadiah.
Kompetisi internasional ini diselenggarakan oleh Institute of Food Technologists Student Association (IFTSA) dan berlangsung di Chicago, 10-13 Juli 2022.
Dilansir dari m.medcom.id, Minggu 24 Juli 2022, kompetisi ini digelar tiap tahun untuk menggali ide kreatif dalam menghadapi permasalahan pangan pada negara-negara berkembang.
“Topik yang diangkat tahun ini adalah membuat yoghurt yang tahan di suhu ruangan tanpa menghilangkan bakteri baiknya, dalam kompetisi ini kita bawakan Dadiah khas Sumatera Barat” kata Arnold.
Ide yang mereka tawarkan dalam kompetisi itu adalah produk bernama Dadyo yang tahan lama, sehat dan mengandung banyak probiotik.
Mahasiswa ini juga ingin melestarikan kuliner khas Minangkabau agar khasanahnya tidak hilang.
Perlu diketahui, Dadiah seringkali dianggap sebagai Yoghurt dari Ranah Minang yang terbuat dari susu kerbau.
Salah satu daerah sentra penghasil yoghurt ini adalah kawasan sekitar Ngarai Sianok-Agam.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

