KATASUMBAR – Upaya pemasangan alat peringatan dini banjir lahar dingin makin serius. Sebab hal ini sudah menjadi perhatian Presiden RI, Joko Widodo.
Dalam arahannya, Presiden memerintahkan BNPB untuk segera merancang sistem peringatan dini tersebut, dengan melibatkan BMKG dan PVMBG.
Dalam sebuah pertemuan di Bukittinggi, BMKG mengusulkan penguatan dan monitoring terkait peringatan dini bencana banjir dan longsor yang ada di sekitar Marapi.
Menurut Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi adapun model Early Warning System (EWS) yang sedang dirancang oleh tim BMKG adalah sistem peringatan dini berbasis komunitas.
Ia mengatakan, konsepnya adalah pemasangan alat monitoring sungai dengan menggunakan radar yang dapat memonitor tingkat ketinggian air sungai.
Hal ini berdasarkan hasil pemantauan sungai di wilayah terdampak galodo yang memiliki jenis sungai intermitten.
Jenis sungai ini memiliki aliran airnya tergantung pada musim, yaitu pada musim penghujan airnya melimpah dan pada musim kemarau airnya kering.
Menurut dia, sungai intermitten ini memiliki fluktuasi yang sangat ekstrem antara musim.
Secara sederhana cara kerja EWS ini adalah mengkonfirmasi peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG dari cuaca dan getaran tanah (microtremor).
Jika kemudian alarm EWS berbunyi, komunitas siaga bencana yang dimiliki oleh wali nagari disekitar Gunung Marapi dapat langsung berkoordinasi untuk melakukan evakuasi mandiri.
BMKG sendiri sebut dia, telah menghitung kebutuhan EWS untuk jenis ini sebanyak 23 titik untuk wilayah Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang.
Sebanyak 23 titik itu merupakan sungai yang mengelilingi luncuran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi.
Harapannya, jika ke-23 titik EWS sungai ini terpasang maka akan selamanya terbangun komunitas peringatan dini dan evakuasi dari nagari.
Senada dengan itu saat ini tim BNPB tengah melaksanakan survei lokasi titik pemasangan EWS.
Survei dilakukan dengan menggunakan teknologi drone maupun dengan pemantauan aerial dari helikopter.
Usulan BMKG ini nanti akan dibicarakan lebih detil dengan PVMBG dan usulan-usulan lain yang disampaikan oleh akademisi kepada BNPB.
Sehingga perangkat EWS yang dibangun nantinya benar-benar bisa menjawab kebutuhan informasi di tingkat masyarakat, dan ditargetkan bisa terpasang tahun ini.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

