KATASUMBAR – Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus mengungkapkan kekhawatirannya terhadap erupsi Gunung Marapi yang terus terjadi.

Firdaus mengatakan banyak warganya hidup penuh kecemasan.

“Hal ini adalah yang pertama mereka rasakan, seperti hujan pasir atau pijaran api maupun dentuman, kondisi masyarakat jelas ketakutan,” jelas Firdaus, Rabu 24 Januari 2024.

Menurut Firdaus, erupsi saat ini beda dengan kejadian terdahulu dan masa waktunya pun lebih lama.

Tak hanya cemas dengan kondisi gunung, Firdaus juga menyebut perekonomian warga terdampak buruk.

“Banyak lahan pertanian yang rusak dan banyak warga kehilangan mata pencaharian akibat terkena abu vulkanik,” keluhnya.

Seperti diketahui, Bukik Batabuah adalah wilayah terdekat dari gunung setinggi 2891 mdpl tersebut.

Gunung Marapi mengalami masa erupsi panjang sejak Minggu 3 Desember 2023 silam.

Per 9 Januari 2024, status gunung ditingkatkan dari Waspada ke Siaga yang membuat radius zona bahaya naik dari 3 kilometer menjadi 4,5 kilometer dari kawah.

Naiknya zona bahaya membuat lebih dari 100 jiwa warga Bukik Batabuah yang hidup dalam radius 4,5 kilometer, mesti mengungsi saat malam hari.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.