KATASUMBAR — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan, khususnya terhadap perempuan lanjut usia, di Ranah Minang. Hal tersebut disampaikannya menyusul kasus dugaan pengeroyokan terhadap Nenek Saudah, seorang lansia di Kabupaten Pasaman.
Vasco menuliskan di akun instagram resminya bahwa ia terguncang setelah menerima laporan dugaan pengeroyokan terhadap korban. Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan, terlebih lansia, merupakan kejahatan serius yang sama sekali tidak bisa ditoleransi.
“Begitu menerima laporan, saya langsung menyampaikan kepada Kapolda Sumatera Barat agar pelaku segera diidentifikasi dan ditangkap,” ujar Vasco.
Ia menyampaikan apresiasi atas gerak cepat aparat kepolisian. Berdasarkan laporan yang diterimanya, Polda Sumatera Barat bersama Polres Pasaman telah memeriksa sejumlah saksi dan berhasil mengidentifikasi pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Hari ini kami menerima kabar bahwa saksi-saksi telah diperiksa dan pelaku sudah teridentifikasi untuk segera ditangkap dan diproses hukum,” katanya.
Wagub Sumbar menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara tegas agar memberikan efek jera. Ia menilai, kekerasan tidak boleh dibiarkan tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
“Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan. Hukum harus hadir dan memberi efek jera,” tegasnya.
Vasco berharap kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak, sekaligus memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di Sumatera Barat. “Semoga tidak ada lagi kejahatan keji seperti ini terjadi di Ranah Minang,” pungkasnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
