KATASUMBAR – Video pendek berdurasi 15 detik viral di media sosial TikTok dan Instagram sejak Sabtu (29/6) kemarin WIB.
Video tersebut memperlihatkan aksi sejumlah petani di Kabupaten Solok yang membuang tomat hasil pertanian ke jurang.
Tomat yang semula sudah ditaruh ke dalam peti kayu, tampak kemudian dikeluarkan oleh petani, dan dibuang ke jurang yang terdapat di pinggir jalan.
Video aksi petani membuang tomat ini diunggah oleh akun TikTok @arseno_0619, dan kemudian banyak diunggah ulang oleh akun Citizen Journalis di Instagram.
Menurut informasi yang dihimpun, petani melakukan aksi membuang tomat ke jurang tersebut lantaran anjloknya harga.
Menurut pemilik akun yang bernama Beni Arseno itu, petani lebih memilih membuang tomatnya daripada membusuk.
Hal itu ditenggarai harga tomat yang saat ini dibanderol dengan harga Rp500 per kilogram.
“Karena tidak laku, mau bagaimana lagi, (karena) udah mau membusuk di gudang,” kata Beni.
Aksi para petani ini pun mendapatkan banyak respon negatif dari warganet. Banyak pula yang menyayangkan aksi petani tersebut.
Sebagian warganet ada yang mengusulkan tomat yang sudah hampir busuk tersebut diolah kembali.
“Kenapa harus di buang,kenapa tidak di buat saos tomat aja. Kalau bisa nanti diusulkan di nagari usaha membuat saos tomat,sehingga pas harga anjlok tidak dibuang,” sebut akun TikTok @andi.dharma02.
Di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang membandingkan harga tomat di pasaran, yang harganya saat ini terbilang tinggi.
Kendati begitu, Beni menyebut, petani sudah tidak bisa berbuat banyak, sehingga membuang tomat menjadi pilihan yang terbaik.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


