KATASUMBAR – Untuk update Marapi hari ini, dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, Gunung Marapi meletus sebanyak 3 kali, Rabu 18 Januari 2023.
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi merilis, semua letusan itu tidak teramati secara visual, karena kondisi gunung tertutup kabut.
Dengan bertambahnya 3 kali letusan ini, maka letusan Gunung Marapi semenjak Sabtu 7 Januari 2023 hingga Rabu 18 Januari pukul 06.00 WIB total letusannya berjumlah 245 kali.
Pada hari pertama letusan, Sabtu 7 Januari 2023, Gunung Marapi erupsi atau meletus sebanyak 15 kali.
Kemudian esoknya, atau Minggu 8 Januari 2023, aktivitas letusan Marapi mulai meningkat dan meletus sebanyak 27 kali.
Pada Senin 9 Januari 2023, aktivitas letusan semakin meningkat dan berjumlah 35 kali.
Kemudian pada Selasa 10 Januari 2023 meletus sebanyak 34 kali.
Rabu 11 Januari 2023, jumlah letusan Gunung Marapi sebanyak 23 kali dan Kamis 12 Januari 2023 berjumlah 24 kali.
Pada Jumat 13 Januari 2023, aktivitas letusan Gunung Marapi sedikit menurun dan pada hari itu jumlah letusan Marapi mencapai 19 kali.
Namun pada Sabtu 14 Januari 2023 kemarin, aktivitas letusan kembali meningkat, dan tercatat Marapi meletus sebanyak 31 kali.
Untuk hari Minggu 15 Januari 2023, Gunung Marapi telah meletus sebanyak 10 kali.
Kemudian pada Senin 16 Januari 2023, Gunung Marapi Sumbar meletus 12 kali.
Lalu pada Rabu 18 Januari 2023, Gunung Marapi meletus 13 kali.
Mengenal Gunung Marapi
Secara administrasi, Gunung Marapi berada di dua kabupaten di Sumbar, yakni Kabupaten Tanah Datar, serta Kabupaten Agam.
Nama lain dari gunung ini adalah Sorieg Berapi dan Seret Berapi. Namun istilah itu tak familiar di masyarakat.
Bahkan masyarakat di sekitar justeru banyak yang menyebut jika gunung itu adalah Gunung Berapi dan Gunung Merapi (bukan Marapi).
Mengutip dari laman PVMBG kementerian ESDM, secara geografi, gunung ini terletak di 0o 22′ 47,72″ LS,100o 28′ 16,71″ BT, dengan ketinggian 2.891 mdpl.
Gunung Marapi merupakan gunung api tipe Strato. Gunung api strato atau stratovolcano adalah gunung api yang tersusun atas perselingan endapan piroklastika dan aliran lava.
Tak hanya satu, tapi gunung ini memiliki lima kawah dengan nama kawah yang berbeda.
Nama kawah itu di antaranya Kaldera Bancah (A), Kapundan Tuo (B), Kabun Bungo (C), Kapundan Bongso (D), Kawah Verbeek atau Kapundan Tenga (D4). Untuk lapangan solfatara bernama Sibangor Julu.
Kota terdekat dari gunung ini adalah Kota Padang Panjang dan Kota Bukittinggi.
Sementara Pos Pengamatan Gunung Marapi ini terletak di Jl. Prof. Hazairin kawasan Belakang Balok Kota Bukittinggi, dengan koordinat : 00°18’46,64″ LS, 100°22’08,53″ BT.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


