KATASUMBAR – Sebuah Bank di Kota Padang ini terbilang cukup unik. Jika biasanya bank adalah sentra transaksi keuangan, kali ini tidak.
Namanya Bank Bukik Ase. Bank ini sangat berbeda dengan bank kebanyakan.
Bank ini tidak menerima transaksi menggunakan uang, melainkan sampah. Namun Bank Bukik Ase juga tak sama dengan bank sampah kebanyakan.
Jika pada bank sampah kebanyakan, masyarakat bisa mendapatkan uang dari sampah-sampah yang ditukarkan.
Sementara Bank Bukik Ase ini tidak, masyarakat justru bisa mendapatkan emas dari sampah yang ditransaksikan disana.
Bank ini telah diresmikan oleh Wali Kota Padang, Hendri Septa pada Sabtu (16/4) kemarin.
Bank yang diberinama Bank Sampah Panca Daya 13 Bukik Ase yang berada di Kelurahan Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji.
Emas yang ditukarkan pada masyarakat ini merupakan hasil kerjasama dengan PT Pegadaian Cabang Padang lewat program konversi sampah.
Dalam peresmiannya, Hendri Septa mengatakan keberadaan bank sampah ini bertujuan untuk merubah sampah menjadi barang bernilai ekonomis.
“Ini merupakan sebuah inovasi. Mulai sekarang sampah di Kota Padang bisa dikonversi menjadi tabungan emas,” katanya.
“Caranya warga cukup memilah sampah hasilnya di setor ke bank sampah. Kemudian dikonversi dalam bentuk tabungan emas,” imbuh dia.
Pembina Bank Sampah Panca Daya 13 Bukik Ase Yusrizal KW mengatakan, sampah merupakan salah satu masalah paling besar di dunia.
Khususnya, kata dia, sampah plastik. Saat ini jumlah sampah yang dihasilkan di Kota Padang ada sekitar 600 ton per harinya.
“Kita berharap kehadiran Bank Sampah Bukik Ase menjadi salah satu upaya bagaimana mengurangi sampah,” sebut dia.
“Apalagi nanti sampah-sampah yang dikumpulkan dapat ditukarkan menjadi emas,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

